Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Gunakan KIS, Pasien Ini Ditolak
News

Gunakan KIS, Pasien Ini Ditolak

Redaksi
Redaksi Published 5 Januari 2016
Share
2 Min Read
SHARE

Pasca tidak berlakunya program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) pertanggal 1 Januari 2016. Masyarakat di Kabupaten Luwu Timur mulai kewalahan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Seperti yang dirasakan, Haris, warga Desa Lewonu, Kecamatan Burau. Melalui Kepala Desanya, Ismail mengatakan, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo di Wotu telah menolak warganya yang menjadi korban kecelakaan lalulintas, Senin (4/1/15) kemarin.

Menurut Ismail, penolakan yang dialami oleh warganya itu dikarenakan hanya membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan bukan kartu dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Warga saya (Haris) ini memperlihatkan kartu KISnya namun ditolak, menurut pihak rumah sakit yang diterima bukan KIS melainkan kartu BPJS saja,” ungkap Ismail yang ditemui dikantor Bupati Luwu Timur, Selasa (5/1/15).

Akibat penolakan itu, kata Ismail, warga penerima bantuan KIS didesanya tersebut terang – terangan membuang kartu yang merupakan program dari presiden Joko Widodo karena dianggap tidak bermanfaat untuk masyarakat. “Kartu itu mereka buang karena dianggap tidak ada gunanya,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD I La Galigo di Wotu, Rosmini Pandin pun membantah pihaknya telah melakukan penolakan terhadap pasiennya.

Menurutnya, setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan pasien yang bernama Haris korban kecelakaan. “Kita juga tidak boleh tolak pasien, KIS itu BPJS juga,” ungkap Rosmini.

Untuk diketahui, data yang terintegrasikan tahun 2016 dari BPJS tanggal 28 Desember 2015 lalu yakni, jumlah penduduk di Kabupaten Luwu Timur sebanyak 275.287 jiwa, masyarakat yang sudah memiliki jaminan kesehatan yakni 127.709 jiwa, masih integrasi, 40.865 jiwa dan masyarakat yang tidak memiliki jaminan, 106.713 jiwa.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Prihatin, Cakka Sisir Teluk Bone

Tiga Balon Ikuti Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Di Makassar

Indah Berharap Kinerja Anggota DPRD Lutra Tak Surut

Sukman Saddike Ditunjuk jadi Ketua DPRD Luwu Timur

Di Lutra, Nilai Zakat Fitrah Ditentukan Berdasarkan Wilayah

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Di Lutim, Andi Fauziah Bantu Sekolah Swasta
Next Article Di Lutim, Proyek Konstruksi Mengalami Deviasi

You Might Also Like

Ekonomi

Satpol PP Luwu Timur Segel 7 Warung dan Kafe Tak Berizin di Wasuponda

16 Mei 2025
Metro

Sejumlah Dokter RSUD Sawerigading Diisukan Protes Kebijakan BPJS

25 April 2014
Metro

4092 PNS di Lutim Segera Terima Gaji 13

29 Juni 2013
News

Dongkrak Suara, Golkar Lutra Jaring Keluarga Bupati Jadi Caleg

13 Juli 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?