Penjabat Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo atau yang akrab disapa None mengaku akan menggagas pembangunan jalur kereta api lintas daerah di Luwu Raya hingga ke Kabupaten Wajo. Gagasan ini rencananya akan dibahas antar kepala daerah pada peringatan Hari Jadi Luwu dan Perlawanan Rakyat Luwu pada 23 Januari mendatang.
Menurut None, Peringatan Hari Jadi Luwu dan Perlawanan Rakyat Luwu sudah sewajarnya dilakukan dengan merefleksikan peringatan itu dengan langkah-langkah maju.
“Saya akan membicarakan soal jalur kereta api ini dengan kepala daerah lainnya pada momentum 23 Januari mendatang,” ujar None.
Lantas, bagaimana respon masyarakat terkait rencana tersebut? Ternyata, sejumlah warga Lutim justru meminta agar Penjabat Bupati Luwu Timur untuk lebih fokus menyelesaikan masalah yang sifatnya mendesak.
Erwin Sanagi, salah seorang warga Malili menilai sejumlah persoalan mendesak di Luwu Timur saat ini adalah terkait krisis listrik. Menurutnya, keberadaan jalur kereta api dinilai belum terlalu mendesak.
“Jalur kereta api belum terlalu mendesak Pak, lebih bagus kalau fokus urus krisis listrik di Luwu Timur. Luwu Timur yang harusnya jadi lumbung listrik di derah krisis listrik berkepanjangan. Tolong itu saja yang dibenahi dulu pak,” ujar Erwin.
Dia pun mengharapkan agar None bisa menyelesaikan masalah krisis listrik berkepanjangan di lutim sebelum tugasnya berakhir.
Hal senada juga diungkapkan warga Wotu, Nirmala yang menilai kondisi listrik di Luwu Timur sudah sangat memprihatinkan. Menurutnya, kondisi krisis listrik sudah bertahun-tahun terjadi di Luwu Timur yang tampak tidak ada perhatian yang serius baik dari pemerintah daerah maupun pusat.
“Buat apa punya kereta api, kalau Luwu Timur selalu gelap gulita. Saat ini warga Luwu Timur lebih membutuhkan listrik yang stabil agar kondisi ekonomi masyarakat bisa semakin membaik,” tegasnya.




