Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dua Proyek Dinas Tarkim Diduga Bermasalah
Metro

Dua Proyek Dinas Tarkim Diduga Bermasalah

Redaksi
Redaksi Published 29 Februari 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Dua Proyek pembangunan drainase pada dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim) Kabupaten Luwu Timur tahun 2015 lalu diduga bermasalah dan menjadi sorotan warga.

Dua proyek tersebut yakni pembangunan drainase desa Timampu, kecamatan Towuti yang dikerjakan oleh CV Tira Utama dengan nilai kontrak Rp558 juta.

Dan proyek pembangunan drainase jalan poros desa Pasi – Pasi, Kecamatan Malili yang dikerjakan oleh CV P & P dengan nilai kontrak Rp747.900.000.

Hasmin Syarif, warga Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur memilih untuk mengupload foto proyek drainase desa Timampu hasil temuannya itu dijejaring sosial.

Pada foto proyek tersebut terlihat pekerjaan yang baru selesai dikerjakan pada tanggal 20 Desember 2015 lalu namun saat ini sudah dalam kondisi rusak.

“Hancur Luwu Timur klu pelihara kontraktor macam ini, tp mau di apa begini memang mhi Luwu Timur,” ungkap Hasmin pada statusnya, 30 Januari lalu.

Hal ini mendapat tanggapan dari pengguna jejaring sosial lainnya, Erwin R Sandi. “Kalau dari proses awal sudah salah (proses tender), jangan mimpi mau dapat hasil yang bagus,” kata Erwin.

Sementara pada proyek pembangunan drainase jalan poros desa Pasi – Pasi, Kecamatan Malili juga diduga tidak sesuai dengan perencanaan.

Kepala Desa (Kades) Pasi – Pasi, Yusuf Saman mengatakan, ada dua titik pada proyek tersebut terputus dan belum dikerjakan. Selain itu, berdasarkan yang ditemukan dilapangan masih ada galian drainase bersama dengan material juga belum diselesaikan.

“Perencanaanya tertulis STA 1 kilo 174 meter namun bukti dilapangan pekerjaannya tidak sampai pada STA yang direncanakan,” ungkap Yusuf yang ditemui baru – baru ini.

Yusuf juga menyesalkan pihak kontraktor yang tidak memberikan informasi kepada pemerintah setempat pada saat akan meninggalkan pekerjaan ini. Menurut Yusuf, volume pekerjaannya harus dicukupkan sesuai dengan perencanaan.

“Proyek ini lewat dari waktu pelaksanaan, harusnya pekerjaan ini rampung pada tanggal 17 Desember 2015 namun awal bulan Februari 2016 mereka masih terlihat mengerjakan,” ungkapnya.

Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Luwu, Ismail Ishak meminta kepada aparat hukum untuk turun langsung melakukan penyelidikan pada kedua proyek itu.

Dirinya juga menilai adanya dugaan pembiaran yang dilakukan oleh pihak dinas Tarkim Luwu Timur.

“Harusnya Pengguna Anggaran (PA) dalam hal ini kepala dinas pro aktif terhadap proyek mereka bukan hanya menunjuk PPK saja setelah itu dibiarkan, bukankah proyek itu berjalan berdasarkan persetujuan PA,” ungkapnya.

Sementara itu, kepala dinas Tarkim Luwu Timur, Zainuddin yang coba dikonfirmasi via telepon tidak berhasil, handponenya aktif namun tidak dijawab.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pesta Sabu, Satnarkoba Amankan Empat Pemuda Tomoni

Islamic Center Malili Siap Jadi Masjid Terindah Lutim, Progres Capai 80 Persen Lebih

Bupati Budiman Lepas Kontingen Pesparawi Nasional Lutim Ke Jogjakarta

Hass Avocado, Buah Premium yang Sedang Dibudidayakan di Rongkong

Bupati Luwu Timur Silaturahmi Dengan KKLR

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 5 Siswa Kedapatan Hisap Lem, Polisi Tidak Dapat Bertindak Banyak
Next Article HMI: Musda KNPI Lutim Harus Bersih dari Politik Transaksional

You Might Also Like

Luwu Timur

Hulser Pantau Pemeriksaan Randis Pemkab Lutim

16 April 2019
Luwu Timur

Damkar Lutim Terima Penghargaan Dari Kemendagri

5 Maret 2019
Luwu Timur

Bupati Lutim : Makna Natal Adalah Tentang Kebaikan dan Solidaritas Membantu Sesama

4 Desember 2022
Luwu Timur

Pemkab Luwu Timur Salurkan Bantuan Sosial KUBE, Lansia dan Penyandang Disabilitas

4 Agustus 2020
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?