Puluhan pedagang di pasar Andi Tadda, kota Palopo memilih untuk meninggalkan tempat jualannya. Aksi itu dilakukan karena kondisi pasar dinilai tidak layak digunakan.
Rahman, pedagang ikan asal kota Palopo ini mengaku telah merugi dikarenakan pengunjung pasar memilih untuk tidak membeli ikan karena kondisi lokasi yang becek.
Akibatnya, sejak lima bulan terakhir ini dirinya telah merugi dengan kondisi dagangan membusuk. “Bukan keuntungan kami rasakan melainkan merugi karena kondisi pasar yang tidak nyaman atau becek,” ungkapnya.
Dirinya pun berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo dapat memperhatikan para pedagang tersebut. “Kami berharap agar segera direlokasi dipasar baru,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan itu, Wakil Wali Kota Palopo, Ahmad Syarifuddin kepada awak media mengatakan, dirinya akan turun langsung melakukan negosiasi dengan para pedagang agar tetap berjualan dipasar semula.
Disamping itu, juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk segera membenahi pasar dan merelokasikan para pedagang sebelum bulan suci ramadhan.
“Saya akan koordinasi dengan pihak terkait, mudah – mudahan para pedagang tersebut sudah dapat direlokasi sebelum ramadhan tiba,” ungkapnya.




