Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » SMS Group Dinilai Monopoli Proyek di Lutim, Ini Penjelasan ULP!!
Metro

SMS Group Dinilai Monopoli Proyek di Lutim, Ini Penjelasan ULP!!

Redaksi
Redaksi Published 29 Juni 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Start Mitra Sulawesi (SMS) Group dinilai telah monopoli proyek tahun anggaran 2016. Berdasarkan data yang dihimpun, SMS Group sudah memenangkan enam buah paket proyek dengan total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp43,739 miliar.

Enam paket itu yakni, paket peningkatan ruas jalan poros Mantadulu dimenangkan PT SMS senilai Rp4,55 miliar, lanjutan pembangunan jalan beton pelabuhan Waru – Waru dimenangkan PT SMS senilai Rp7,4 miliar, peningkatan ruas jalan poros Argomulio dimenangkan PT Tristar Mandiri senilai Rp6,9 miliar.

Pengaspalan jalan paket 3 dimenangkan, PT Tiga Bintang Griya Sarana senilai Rp8 miliar, pengaspalan jalan paket 2, dimenangkan PT Tiga Bintang Griya Sarana senilai Rp8 miliar, dan peningkatan ruas jalan Soekarno Hatta dimenangkan PT SMS senilai Rp7,9 miliar.

Baca Juga

Tiga Emas Antar Luwu Timur Jadi Juara Umum IV MTQ Sulsel

Pemerhati tender Luwu Timur, Erwin R Sandi mengatakan, PT SMS Group ini sepertinya telah diarahkan untuk dimenangkan sehingga diduga terjadi kongkalikong. Sementara PT SMS Group ini telah memonopoli sejumlah paket pekerjaan.

“Seluruh perusahaan yang telah dimenangkan diatas itu merupakan satu Group yakni SMS Group. Itu diketahui dengan melihat alamat yang sama,” ungkapnya.

Dirinya juga mempertanyakan kemampuan alat yang digunakan untuk mengerjakan sejumlah proyek secara bersamaan dengan lokasi yang berbeda. “Mampukah alat – alat mereka menyelesaikan tepat waktu, kalau tidak maka yang dirugikan adalah masyarakat,” ungkap Erwin, Rabu 28 Juni.

Menurutnya, pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) juga seharusnya memberikan kesempatan kepada perusahaan lokal untuk berkarya didaerahnya sendiri. “Kami sangat meyakini kalau teman – teman atau perusahaan lokal yang bekerja, sudah pasti akan menjaga kualitas pekerjaanya sebab ini adalah daerahnya sendiri,” ungkap Erwin.

Dirinya juga berencana akan melayangkan surat kepada lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) untuk turun melakukan audit terhadap paket – paket tersebut. “Saya juga akan bersurat ke LKPP dan meminta untuk menyikapi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua ULP Luwu Timur, Ma’ruf yang dikonfirmasi tidak dapat berkomentar soal monopoli proyek tersebut. Menurutnya, perusahaan yang telah dimenangkan itu sudah berdasarkan hasil evaluasi dari Kelompok Kerja (Pokja).

“Soal teknis itu adanya di Pokja dan mereka yang lebih tahu, saya hanya memiliki kapasitas untuk mengontrol percepatan pelelangan saja, bagaimana serap anggaran ini cepat terealisasi,” ungkap Ma’ruf.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kapolres Lutim Perintah Kapolsek Pantau Puskesmas dan Apotek
Next Article Kapolres Lutim Pimpin Apel Gelar Operasi Ramadniya

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
Ekonomi

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

17 April 2026
Metro

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

17 April 2026
Metro

Gratis dan Lengkap, Rumah Singgah Lutim Ringankan Beban Keluarga Pasien

16 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?