Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Direktur Tersangka, Pemenang Proyek Pembangunan PPI Dianulir
Metro

Direktur Tersangka, Pemenang Proyek Pembangunan PPI Dianulir

Redaksi
Redaksi Published 27 Juli 2016
Share
1 Min Read
SHARE

Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Luwu Timur telah memenangkan PT Bahtera Kasih Nusantara sebagai pemenang pada proyek pembangunan PPI Tahap I tahun 2016.

Namun belakangan, pemenang proyek dengan anggaran senilai Rp6,09 miliar tersebut dianulir karena direktur PT Bahtera Kasih Nusantara, CR menjadi tersangka korupsi pembangunan jembatan fiktif senilai Rp4,4 miliar di Kabupaten Raja Ampat.

Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Luwu Timur, Burhan Mude yang dikonfirmasi membenarkan adanya pembatalan dan kembali dilakukan evaluasi ulang.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Menurutnya, pembatal tersebut dilakukan karena direktur perusahaan yang telah dimenangkan pada proyek ini ternyata telah ditetapkan sebagai tersangka di Kabupaten Raja Ampat.

“Direkturnya tersangka sehingga pemenang proyek pembangunan PPI tahap I dianulir dan kembali dilakukan evaluasi ulang,” ungkap Burhan.

Ia berharap agar Pokja ULP lebih teliti dalam melakukan evaluasi terhadap penawaran peserta lelang. “Pokja harus teliti melakukan evaluasi, perusahaan yang akan dimenangkan harus betul – betul sesuai prosedur, baik secara administrasi maupun alat pendukung lainnya,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan berita kota makassar pada portal LPSE kabupaten Luwu Timur, jumlah perusahaan yang ikut menawar pada paket pembangunan PPI tahap I sebanyak sembilan perusahaan dan saat ini tahap evaluasi penawaran hingga 27 Juli.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Soal Pelantikan, DPRD Lutim Konsultasi Dua Kementerian dan KASN
Next Article Polisi Usut KDana Bos dan Gratis SMA I Tomoni

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?