Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Warga Keluhkan Proyek Normalisasi di Lutim
Metro

Warga Keluhkan Proyek Normalisasi di Lutim

Redaksi
Redaksi Published 17 Oktober 2016
Share
1 Min Read
SHARE

Warga yang berprofesi sebagai petani di desa Lambara harapan, kecamatan Burau, kabupaten Luwu Timur saat ini mengeluhkan proyek normalisasi pembuangan sungai Kalaena, Senin (17/10/16)

Soalnya, proyek yang menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 senilai Rp5,6 miliar ini mengakibatkan sawah para petani didesa tersebut berpotensi gagal panen.

Anggota kelompok tani Tambua Jaya, Anto mengeluhkan banyaknya sampah dan kayu yang masuk kedalam areal persawahan akibat jebolnya proyek normalisasi itu. “Gagalmi sawahku itu pak karena ditumpuki pasir dan sampah,” ungkapnya.

Baca Juga

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Dirinya pun berharap agar sungai yang jebol segera dilakukan perbaikan dengan harapan tidak terjadi banjir susulan. “Kita hanya meminta untuk segera diperbaiki apa lagi inikan musim hujan,” ungkap Anto.

Para petani juga meminta kompensasi atau ganti rugi dampak jebolnya bahu sungai kepada pihak terkait. “Kami juga berharap ada ganti rugilah, kasihan sawah kami pak,” ungkap Anto mewakili kelompoknya.

Pantauan awak media, para petani menghalangi air sungai seadanya dengan menggunakan tumpukan kayu dengan harapan air tersebut tidak masuk ke sawah. Tumpukan pasir juga terlihat bertumpuk diatas sawah masyarakat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek normalisasi pembuangan sungai Kalaena, H Sofyan yang dikonfirmasi tidak berhasil. Handphonenya aktif namun tidak dijawab.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Cegah Pungli, Samsat Lutim Dijaga Ketat Propam
Next Article Kapolsek Burau Diadukan ke Polda Sulsel

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

17 April 2026
Metro

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

17 April 2026
Pendidikan

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

17 April 2026
Metro

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?