Forum Masyarakat Magani Bersatu (Format) rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa yang berlangsung didepan bandar udara Soroako, kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur, Selasa (21/2/17) besok.
Aksi unjuk rasa tersebut terkait adanya rencana penutupan pengolahan limbah rumah tangga atau F – Lagoon yang ada dikawasan perumahan F Soroako. Rencana penutupan tersebut sebelumnya telah disepakati oleh PT Vale, Pemerintah dan sejumlah pihak lainnya.
Namun aksi penutupan itu mendapat tanggapan dari warga perumahan F Soroako yang mengatasnamakan Format. Koordinator aksi unjuk rasa, H Burhanuddin yang dikonfirmasi awak media, Senin (20/2/17) membenarkan adanya aksi tersebut.
Menurutnya, aksi yang dilakukan Format ini berbuntut dari adanya kesepakatan penutupan F lagoon namun tidak melibatkan warga perumahan F Soroako. ‘Harusnya warga perumahan F juga dilibatkan pada pertemuan rencana penutupan F Lagoon,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, F Lagoon merupakan satu – satunya tempat pengolaan limbah rumah tangga dari perumahaan F Soroako. “Kalau ditutupki dimana kami membuang limbah rumah tangga. Oleh karena itu, kita protes karena belum ada persetujuan dari warga,” katanya.
Perumahan F Soroako, kata Burhanuddin, telah dihuni sebanyak kurang lebih 400 Kepala Keluarga sehingga Pemerintah dan pihak Perusahaan PT Vale juga perlu mempertimbangkan jika berniat untuk menutup tempat pembuangan limbah rumah warga tersebut.
“Kita punya warga sekitar 400 KK, kalau F Lagoon ditutup kemana warga tersebut membuang limbah. Kami mau membuat Septic Tank sendiri, lahan juga sudah tidak ada. Sepanjang itu mau ditutup namun tidak ada solusi pasti kami protes,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Nuha, Kompol Husain yang dikonfirmasi membenarkan adanya rencana aksi unjuk rasa diwilayahnya itu. “Benar ada, berdasarkan suratnya, aksi akan dilakukan mulai pagi, Selasa (21/2/17) besok,” ungkap Husain melalui via telepon.
Berdasarkan surat dari pihak Format dengan nomor 01/eks.format-lt/II/2017 perihal permohonan izin aksi unjuk rasa akan menurunkan massa sebanyak 5.000 orang dengan tuntuan menolak penutupan F Lagoon dan keberadaan tim 3 pilar kecamatan Nuha.




