Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan Wasuponda di gelar di kantor camat Wasuponda, luwu Timur, Selasa (21/2/2017).
Musrenbang dihadiri oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, Anggota DPRD Dapil II, Andi Baharuddin, Pieter Ka’pe Parrangan, H. Hendra Adiputra Hatta, dari lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Daerah hadir Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Baperlitbangda), HM. Abrinsyah, Kadis Pendidikan, La Besse, Kadis Perhubungan, Andi Makaraka, Kadis Kesehatan, Dr. April, Camat Wasuponda, Jony Patabi dan segenap Perwakilan OPD lainnya.
Kepala Baperlitbangda, HM. Abrinsyah mengatakan, dalam Musrenbang akan ditimbang-timbang skala prioritas utama dalam tiap desa. Lanjutnya APBD Luwu Timur tentunya terbatas, oleh karenanya usulan dibatasi 6 usulan setelah diperhitungkan prioritasnya.
“hasil Musrenbang tentunya melihat sisi penerima manfaat dari pembangunan,” ujar Abrinsyah
Beberapa usulan mendapat perhatian dari anggota DPRD Luwu Timur, Pieter Ka’pe Parrangan. Dirinya mendorong pemda dan stakeholder terkait mengingat kembali Kegiatan pembangunan yang harusnya menjadi prioritas tahun ini dikarenakan terpending pada tahun lalu.
“tinggi harapan masyarakat, kegiatan yang terpending sudah harus masuk tahun ini” tegas pieter.
Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam mengatakan Anggaran APBD 2017 yang digelontorkan masuk ke 6 desa di kecamatan wasuponda sangat luar biasa mendekati Rp23 Miliar.
Amran merinci beberapa infrastruktur peningkatan jalan penghubung Desa Tabarano – Desa Lioka, Desa Ledu-ledu – Desa Kawata, Jalan Tabarano – Ledu-Ledu, Kawata – Layu Tanduk dan Pengaspalan Jalan Dalam Kota, Irigasi Pertanian, Bendungan, Proteksi Sarana Umum, Lapangan Sepak Bola, dan lain-lain.
“Ini tentunya tidak lepas dari peran anggota dewan dapil II yang cukup memberikan kontribusi bersama Pemda. Melalui pembahasan anggaran baik ditingkat komisi maupun di Badan anggaran DPRD Luwu Timur.” terang Amran.
Lanjutnya dalam perumusan kebijakan ini telah sesuai Visi Misi Bupati Luwu Timur Membangun Desa Menata Kota dengan pertimbangan pengalokasian Anggaran APBD dengan rasa keadilan ke desa-desa pinggiran terisolir baik sarana pendidikan kesehatan dan lain lain.
Amran berharap semoga Kecamatan Wasuponda maju mandiri dan terkemuka dengan kecamatan lainnya.




