Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Luwu Timur, H Usman Sadik meminta kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar melakukan pengawasan ketat kepada para rekanan kontraktor listrik.
Soalnya, para oknum kontraktor tersebut dalam menjalankan fungsinya tidak sesuai dengan harapan atau diduga berbanding terbalik penerapan yang semestinya. Hal ini dikatakan Usman pada RDP soal rencana pemasangan instalasi listrik di 5 Desa di Mahalona, Selasa (21/3/17)
“Biaya instalasi listrik yang dibebankan kepada warga Mahalona raya tersebut tidak sesuai SK yang dikeluarkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, PLN harus mengawasi ini,” ungkap Usman.
Turut hadir dalam RDP tersebut, ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, wakil ketua komisi III, Najamuddin, Staf Ahli Pembangunan, Zakaria, Camat Towuti, Alimuddin Nasir, para Kades terkait, Manager PLN Area Palopo, Himawan, dan segenap Rekanan AKLI.




