Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemprov Pamerkan Beras Tarone di PENAS XV Aceh
Ekonomi

Pemprov Pamerkan Beras Tarone di PENAS XV Aceh

Redaksi
Redaksi Published 10 Mei 2017
Share
2 Min Read
SHARE

Kalau kita berkunjung ke stand Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Pameran Pembangunan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Nasional PENAS XV Kota Banda Aceh, kita akan temukan beras tarone kemasan 1 kg dipamerkan. Menariknya, beras khas Kecamatan Seko Kabupaten Luwu Utara ini rupanya menjadi magnet bagi pengunjung pameran, seperti yang terjadi pada Selasa (9/5/17).

Beberapa pengunjung mampir di stand Pemprov Sulsel, dan beras tarone mampu menarik perhatian berlebih dari para pengunjung. Bukan hanya tarone, beras jamborana juga ada. Ketua KTNA Kabupaten Wajo, Rafiuddin, yang kebetulan bertugas menjaga stand Pameran Pemprov Sulsel mengungkapkan, sepanjang PENAS kali ini beras tarone paling menyita atensi pengunjung.

Menurut Rafiuddin, ketertarikan pengunjung karena beras tarone adalah beras organik yang berasal dari varietas unggul lokal yang dapat tumbuh pada ketinggian 800 – 1.300 di atas permukaan laut (dpl), dan umur tanaman yang mencapai 6 bulan, serta mempunyai rasa yang enak, wangi dan tidak cepat basi.

“Kami jelaskan ke mereka bahwa beras tarone adalah beras organik yang berasal dari beras unggul lokal yang hanya ada di Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan, yang terkenal dengan rasanya yang enak, wangi dan tidak cepat basi. Hanya bapat tumbuh di ketinggian 800-1.300 dpl, serta umur tanaman 6 bulan,” beber Rafiuddin.

Dibanding daerah lain, lanjut Rafiuddin, tarone jelas mempunyai kunggulan tersendiri, sehingga pengembangan dan pemasarannya harus terus digerakkan dan disosialisasikan oleh semua stakeholder. “Beras ini jelas punya keunggulan yang lebih dibanding beras lain, sehingga diperlukan peran aktif stakeholder dalam memperluas pengembangan dan pemasarannya. Ini harus terus digerakkan, dan penyuluh pertanian ada di garda terdepan,” pungkas Rafiuddin

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Targetkan Pilkada Dua Putaran, Panwaslu Ajukan Anggaran Rp8,3 Miliar

Warga Lutra Desak Bupati Mundur Dari Jabatannya

Waspada, Pupuk Palsu Mulai Kepung Petani

Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Tana Rigella Terancam Puso

Ini 10 Skema Kompensasi untuk Warga Terdampak Kebocoran Pipa PT Vale

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ini Jadwal Kunker Dalam Daerah DPRD Lutim Terkait 5 Ranperda
Next Article Andi Endy Jelaskan Naskah Kilas Balik Pembentukan Lutim

You Might Also Like

Metro

Indah Senang Lutra Dapat Award Internasional Bidang Distribusi Guru

29 Mei 2014
Ekonomi

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

17 April 2026
Ekonomi

Siap-Siap! Besok Ada Pasar Murah di Anjungan Sungai Malili, Tanpa Syarat KTP!

13 Juli 2025
Ekonomi

Bank BRI akan Bantu Permodalan Petani

4 Oktober 2012
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?