Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Peringati Earth Hour, PjS Walikota Palopo Imbau Masyarakat Padamkan Lampu
Metro

Peringati Earth Hour, PjS Walikota Palopo Imbau Masyarakat Padamkan Lampu

Redaksi
Redaksi Published 23 Maret 2018
Share
2 Min Read
SHARE

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Palopo Andi Arwin, mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut serta memperingati Earth Hour yang jatuh pada 24 Maret 2018.

Dalam imbauannya, Arwin meminta kepada masyarakat untuk ikut memadamkan lampu di selama satu jam di pukul 20.30 – 21.30 Wita sebagai bagian dari dukungan  terhadap gerakan itu.

“Kami akan meminta seluruh kantor instansi pemerintah untuk ikut serta dalam kegiatan ini, dengan menggelar kegiatan seremonial di masing-masing kantor,” ujarnya.

Dikutip dari situs resmi World Wide Fund for Nature (WWF), mematikan lampu selama 60 menit menjadi simbol yang menunjukkan solidaritas untuk planet bumi. Mengapa harus berpartisipasi dalam aksi ini?

WWF menyebut bumi sedang krisis. Kerusakan bumi berjalan begitu cepat. Dari laporan WWF-UK Living Planet Report, sebanyak 80 persen spesies air musnah, sedangkan lebih dari 50 persen populasi hewan darat punah. Ada 40 persen hutan berubah menjadi lahan pertanian dengan 15 juta pohon hilang tiap tahun untuk bahan baku produksi minyak.

Selain itu, perubahan iklim membuat satu dari enam spesies dalam ancaman kepunahan.

Pelaksanaan Earth Hour di Indonesia akan fokus pada empat isu utama. Ini terdiri dari inisiasi kampanye kawasan bebas sampah di 31 kota, penanaman mangrove sebanyak 26 ribu bibit di lebih dari 15 wilayah di Indonesia, inisiasi komitmen 9 kampus di 9 kota untuk pembangunan kesadaran konsumen akan pola konsumsi yang berkelanjutan, dan menggerakkan kampanye pembangunan kesadaran terkait keanekaragaman hayati dan kampanye anti perdagangan liar.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Jadwal Tak Jelas, Isu Honorer K-1 Kerap Jadi Komoditas Politik

Bupati: Mulai Minggu Depan, Tidak Ada Lagi Titip Absen ASN di Lutim

Besok, Warga Walmas Agendakan Aksi Besar-Besaran

Ganti Rugi Lahan Stadion dan Terminal Lutim Belum Tuntas

Ichi Dicecar Pertanyaan Seputar Sikap Tak Beretika Legislator

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Suwandi Desak Pemda Realisasikan Pembangunan Pasar Tomoni
Next Article Barang Jaminan Nasabah Dijual, BPKP Segera Audit Kerugian Negara Pegadaian Ini

You Might Also Like

Metro

Kadishub-Kominfo Palopo Meninggal Dunia

15 Agustus 2015
Metro

Pemadaman Listrik Semakin Parah, Warga Lutim Protes

23 November 2014
Metro

Andi Fauziah Sosialisasikan Empat Pilar Di Lutim

20 Juni 2015
Metro

Nomor KK Harus Diganti Jika Kepala Keluarga Meninggal: Begini Prosedurnya

15 Januari 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?