LUWU – Anggota komisi III DPRD Luwu, Sulaeman Ishak, meminta pengambilan batu sungai untuk keperluan proyek, dikurangi. Menurut Sulaeman, pengambilan batu sungai secara terus menerus, bisa merusak sungai dan menjadi ancaman bagi permukiman warga, saat musim hujan.
“Sebagai contoh di sungai Noling, aktifitas pengerukan sungai untuk diambil batunya sudah cukup massif, warga di sekitaran bantaran sungai yang nantna terkena dampak dari rusaknya alam,” kata Sulaeman Ishak, Kamis 7 November.
Sebagai solusi, untuk proyek drainase, sebaiknya menggunakan beton pracetak. Selain meminta pengerukan sungai dikurangi, Sulaeman juga meminta masyarakat Luwu, untuk mengantisipasibanjir dan longsor, saat musim hujan. Daerah rawan banjir seperti Kecamatan Suli, Larompong Selatan, Larompong, Kamanre, dan Lamasi.




