Gempa berkekuatan 6,2 SR yang melanda wilayah Mamuju dan Majene Provinsi Sulawesi Barat, jumat (15/1/20) mengakibatkan banyak bangunan runtuh, ribuan orang luka dan puluhan orang dikabarkan meninggal dunia.
Hingga saat ini, tim penyelamat masih terus berusaha melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang dilaporkan tertimbun reruntuhan bangunan.
Adanya peristiwa ini, PT Vale Indonesia Tbk berangkatan tim kemanusiaan yang tergabung dalam Emergency Response Group (ERG) atau tim tanggap darurat untuk membantu operasi SAR di lokasi gempa bumi Mamuju dan Majene, Sabtu (16/1/2021).
Senior Manager Komunikasi PT Vale, Bayu Aji, mengatakan Tim yang diberangkatkan berjumlah 10 orang yang terdiri dari tim SAR, tenaga medis, personil Security Services dan Communications&External Affairs.
“Tim tanggap darurat ini didukung dengan peralatan search and rescue serta membawa bantuan obat-obatan” Katanya.
Kegiatan tim pada fase tanggap darurat ini berfokus pada operasi pencarian dan penyelamatan korban.
Sebelumnya, PT Vale dibawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga berperan aktif mengambil bagian dalam misi kemanusiaan dengan mengirimkan tim tanggap darurat ke beberapa lokasi bencana yang terjadi di tanah air.
Seperti bantuan kemanusiaan pada bencana banjir bandang di Masamba, Luwu Utara yang terjadi pada Juli 2020 lalu. Keikutsertaan PT Vale dalam misi kemanusiaan tersebut mulai pada fase tanggap darurat sampai rehabilitasi pasca bencana.
Menurut Bayu Aji, Dukungan PT Vale pada situasi bencana merupakan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Ini adalah bagian dari upaya untuk memaksimalkan dampak positif kehadiran perusahaan kepada pemangku kepentingan yang spesifik, yaitu masyarakat yang mengalami bencana dan membutuhkan pertolongan segera,” pungkas Bayu Aji. (rif)




