BerandaNewsMetroKadis Kesehatan Luwu: Pemahaman Masyarakat Soal Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Kadis Kesehatan Luwu: Pemahaman Masyarakat Soal Vaksin Covid-19 Masih Rendah

- Advertisement -spot_img

Kepala DInas Kesehatan Kabupaten Luwu, Rosnawary mengatakan berdasarkan data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPN) per Desember 2022, bahwa cakupan vaksinansi Covid-19 pada kelompok lanjut usia masih rendah.

“Salah satu permasalahan utama yang dihadapi dalam pencapaian target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Luwu adalah masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya vaksin COVID-19 lengkap khususnya bagi sasaran prioritas yaitu lansia yang belum vaksin lengkap,” ujar Rosnawary pada pelaksanaan program Breakthrough Action – Jhons Hopkins Center For Communication Program (BA-JHCCP) di lapangan Andi Djemma Belopa, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Senin (13/2/2023).

Menurutnya, Kabupaten Luwu merupakan salah satu kabupaten sasaran Program BA-JHCCP for Covid-19 dalam rangka peningkatan dan pencapaian target vaksinasi Covid-19, terutama pada sasaran priritas lansia untuk cakupan dosis 3 dan 4.

“Dalam rangka peningkatan cakupan vaksin covid-19 pada kelompok lanjut usia, maka hari ini kami melaksanakan kegiatan Gebyar Vaksinasi Lansia, meliputi vaksinasi COVID-19 untuk Lansia dan Penggerakan GERMAS tingkat Kabupaten Luwu Tahun 2023,” katanya.

Tercatat sebanyak 176 orang lansia yang mendapatkan vaksinasi, sementara aksi bergizi dengan minum tablet tambah darah melibatkan siswi SMP 3 Belopa, SMKN 2 Belopa dan SMAN 1 Belopa. Kepada para lansia yang mengikuti program vaksinasi mendapatkan bingkisan dari Ketua TP PKK Kabupaten Luwu.

Pelaksanaan program Breakthrough Action – Jhons Hopkins Center For Communication Program (BA-JHCCP) di lapangan Andi Djemma Belopa, Kelurahan Senga Kecamatan Belopa, Senin (13/2/2023). (Kominfo Luwu)

Untuk diketahui, program Program (BA-JHCCP) adalah program yang di dilaksanakan oleh Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dan didukung oleh United States Agency for Internasional Development (USAID). Dikabuoaten Luwu sendiri, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Belopa menggelar program tersebut.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, Hayarna Basmin mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari sinergitas yang dilakukan pemerintah Kabupaten Luwu dengan Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Kesehatan RI.

“Di Kabupaten Luwu ini, kolaborasi antar lintas sektor khususnya dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, yakni peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus kita perkuat. Bukan hanya itu, masyarakatpun memiliki kesadaran yang besar untuk bagaimana menjadi manusia yang sehat”, kata Hj Hayarna.

spot_img
REKOMENDASI
Related News