Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pj Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Perbaikan Irigasi Baliase
Metro

Pj Gubernur Sulsel Dorong Percepatan Perbaikan Irigasi Baliase

Redaksi
Redaksi Published 29 Januari 2025
Share
2 Min Read
Pembangunan jaringan irigasi Baliase di Kabupaten Luwu Utara (Sumber: IG/Kementerian PU)
SHARE

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, menekankan pentingnya perbaikan jaringan irigasi Baliase di Kabupaten Luwu Utara dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Menurutnya, Sulsel sebagai sentra utama pangan harus menjadi prioritas dalam alokasi anggaran perbaikan infrastruktur irigasi.

“Tahun ini, pemerintah pusat menganggarkan Rp12 triliun untuk perbaikan jaringan irigasi nasional. Kami berharap Sulsel, khususnya Baliase, mendapat perhatian karena perannya yang strategis dalam ketahanan pangan,” ujar Fadjry di Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (29/1/2025).

Jaringan irigasi Baliase menjadi salah satu yang disorot karena kondisinya yang membutuhkan perbaikan mendesak. Fadjry mengaku telah meninjau langsung aliran Sungai Baliase yang bermuara ke Sungai Masamba.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur ini tidak hanya mendukung sektor pertanian, tetapi juga mengantisipasi bencana hidrometeorologi yang kerap melanda wilayah tersebut.

Upaya ini telah disampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, serta Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

“Kami sudah koordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang dan Bupati Luwu Utara. Saya juga meminta Bupati untuk menyurat ke Gubernur agar diteruskan ke Kementerian terkait,” jelasnya.

Selain revitalisasi jaringan irigasi, pengerukan sedimen sungai juga menjadi prioritas agar aliran air tetap optimal dan tidak menyebabkan banjir.

“Kita harus memastikan semua wilayah terdampak bencana hidrometeorologi mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkasnya.

Menurut data Kementerian PU, peningkatan kapasitas saluran irigasi yang bersumber dari Bendung Baliase ini diproyeksikan dapat memenuhi layanan Daerah Irigasi (DI) lahan pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan seluas 21.928 ha.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

PT Vale Perkuat Program Pemberdayaan, Gandeng Pemkab Lutim Temui ESDM

Satu Rumah di Radda Terbakar, Pemadam Datang Telat

Pemkab Lutim Peringati Hari Nusantara Ke-19

Sudah 50 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Lutim

Upacara HUT ke-79 RI di Kecamatan Tomoni Timur Berlangsung Khidmat, Camat Jadi Irup

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Muswil PAN Sulsel 2025: Siapa Pengganti Ashabul Kahfi?
Next Article UNCP Kukuhkan 979 Guru Profesional dari Program PPG

You Might Also Like

Luwu Timur

Hadiri Rakor Kesiapan Pilkada, Akbar : Pemkab Lutim Komitmen Sukseskan Pilkada Serentak 2024

27 Juni 2024
Metro

Pasang Box KWH Meter Ke Warga, Nama PT PLN Dicatut

30 Maret 2015
Hukum

Diduga Peras 942 CPNS, Kepala BKD Luwu Ditahan

21 April 2016
Metro

PKK Luwu Timur Dorong Sinergi Program dalam Rakerda PKK Sulsel

2 Desember 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?