Rekonstruksi, Pelaku Penikaman Kelamin Peragakan 12 Adegan

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Mapolres Luwu Timur melakukan adegan atau rekonstruksi kasus penikaman alat kelamin atau yang santer disebut “kolor ijo” yang berlangsung dibelakang kantor Mapolres, Rabu (13/1/16) siang ini.

Adegan kasus yang menelan puluhan korban ini diperagakan oleh pelaku, Iqbal dan dua buah boneka yang berperan sebagai korban dan saksi saat kejadian mengerikan itu terjadi.

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku ‘ Kolor Ijo’ ini memperagakan sebanyak 12 adegan mulai dari mengasah pisau hingga adegan menusuk kelamin yang menyebabkan, Suriani alias Ani (20) warga desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana meninggal dunia. Sementara, Saharuddin (suami korban) juga ikut terluka pada paha bagian kiri.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku memang terlebih dahulu mengintai kediaman korban dengan menggunakan sepeda motor. Saat kejadian itu, korban, Suriani dan suaminya, Saharuddin melakukan hubungan intim dengan suasana rumah gelap.

Melalui pintu belakang rumah korban, pelaku masuk dengan cara jongkok dengan membawa pisau dan senter. Sebelum menusuk, Pelaku mengangkat kelambu dengan menggunakan pisau dan menyalakan senter kearah korban satu kali.

Dan selanjutnya aksinya pun terjadi dengan menusuk selangkangan kanan Suriani (Saat berhubungan, Suriani dalam posisi diatas). Tusukan pelaku itu juga menembus dan melukai paha kiri suaminya hingga robek.

Kepala Kesatuan (Kasat) Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Sultan Iqbal mengatakan, rekonstruksi ini dalam rangka mengambarkan kembali kejadian yang telah terjadi. Menurutnya, hasil rekonstruksi ini sudah sesuai dangan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap pelaku.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 338 dan 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Iqbal menambahkan, berkas perkara kasus ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili, Jum’at (15/1) hari sesudah besok.

“Korbannya sebanyak 24 orang dan malam ini pelaku juga akan kita bawa ke Makassar untuk diperiksa kejiwaannya,” ungkap mantan kasat Narkoba Pelabuhan Makassar ini.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser