Kemarau panjang yang terjadi di wilayah kota Palopo mengakibatkan debit air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengalami penurunan sejak pekan lalu sehingga ribuan pelanggan terancam krisis air bersih.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak pekan lalu, debit air mencapai 50 hingga 60 persen. Sebagian instalasi air juga turun hingga 70 persen atau hanya mengalir 5 liter air perdetik padahal sebelumnya mencapai 20 liter perdetik.
Sehingga kondisi ini membuat pihak PDAM kuatir akan terjadinya krisis ari bersih di kota Palopo. Kepala PDAM Kota Palopo, Yasir mengatakan, untuk mengantisipasi warga yang tidak mendapatkan pasokan air bersih, pihak PDAM telah menyiapkan armada untuk melakukan penyaluran air bersih.
“Setiap harinya kita menggunakan tujuh armada tangki untuk mengatasi warga yang tidak mendapatkan pasokan air bersih,” ungkap Yasir.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

