Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » SN Mengaku Tobat Jadi Dukun Aborsi
Hukum

SN Mengaku Tobat Jadi Dukun Aborsi

Asdhar
Asdhar
23 Maret 2015
Share
2 Min Read
SHARE

SN (55) mengaku bertobat dan tidak mau lagi melakukan praktik aborsi pasca tewasnya MP (21), salah satu mahasiswi di Kota Palopo yang menjadi pasiennya saat melakukan aborsi terhadap korban, Minggu (15/3/15) lalu. Dihadapan polisi, SN akhirnya mengakui perbuatannya.

Wanita paruh baya itu menceritakan kronologis peristiwa yang menewaskan MP. Menurutnya, pada hari Minggu lalu itu, SN melakukan proses aborsi sekitar pukul 13.00 Wita. Dia mengaku sudah sering melakukan praktik aborsi terhadap pasien lainnya.

“Dia (MP) sudah ada di rumah saya sejak hari Sabtu (14/3/15) dan menginap di rumah, namun proses aborsi baru saya lakukan jam 7 pagi, saat itu tiba-tiba dia (korban) merasa badannya kepanasan,” ujar SN.

Baca Juga

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

Melihat korban mulai kepanasan dan tak berdaya, SN kemudian melumuri korban dengan jahe ke sekujur tubuhnya, namun sayang pendarahan yang dialami korban membuat nyawanya tidak terolong lagi.

SN mengaku, dalam setiap kali melakukan aborsi, dia menerima bayaran sebesar Rp150 ribu, atau sekedar uang pembeli gula pasir. “Tetapi saat itu saya belum terima bayaran,” tegasnya.

Dihadapan polisi, SN mengakui jika proses aborsi itu dilakukan seorang diri dan tanpa bantuan orang lain. “Hanya sendiri saya, saya terus yang lakukan sampai selesai,” ungkapnya.

“Karena kejadian ini, saya mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ujar SN sambil meneteskan air mata tanda penyesalannya.

Sementara itu, hasil identifikasi dan olah tempat kejadian perkara, Polisi telah mengamankan barang bukti berupa tulang-belulang dan janin dari bayi yang dikuburkan di sekitar rumah pelaku, dan pakaian korban.

Polisi juga terus mengembangkan kasus ini termasuk mencari dugaan keterlibatan pihak lain. “Terkait perkembangan penyidikan kasus aborsi ini, sampai saat ini kita sudah memeriksa saksi-saksi, ada 6 saksi termasuk diantaranya anak dan cucu pelaku, kami juga mengejar orang yang mengantar korban ke rumah pelaku,” tegas Kapolres Palopo, AKBP Muhammad Guntur.

Hingga saat ini, polisi sudah melakukan penahanan terhadap SN yang saat ini masih menjadi satu-satunya tersangka atas tewasnya MP akibat aborsi.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article STQ Ditutup, Burau Keluar Jadi Pemenang
Next Article Hari Ini, Husler Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Bupati
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?