Tarif Ojek Naik, Penumpang Tampak Sepi

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Dampak langsung kenaikan harga BBM dirasakan oleh para tukang ojek yang beroperasi di Malili, Kabupaten Luwu Timur. Pasalnya, pasca kenaikan harga BBM, mereka pun terpaksa menaikkan tarif ojek mereka, buntutnya penumpang pun tampak enggan menggunakan jasa ojek yang dinilai mahal itu.

Pantauan luwutaya.com, tarif jasa ojek itu umumnya mengalami kenaikan hingga Rp2.000. Untuk trayej jarak pendek, biasanya penumpang ditarik ongkos sebesar Rp3.000, saat ini naik menjadi Rp5.000.

“Saya terpaksa naikkan tarif ojek karena harga bensin juga naik. Sejak BBM naik penumpang pun sepi dan cuma berharap kepada penumpang untuk mengerti,” ungkap Rahmat, salah seorang tukang ojek, Minggu (23/06/13) pagi tadi.

Sementara itu, Alga yang juga berprofesi sebagai tukang ojek hanya bisa berharap dengan naiknya harga BBM, stok  di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak lagi susah didapatkan.

“Saya berharap agar BBM selalu ada di Pertamina,” ungkap Alga.

Alpian Alwi

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser