Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Terdapat 30 Desa Rawan Pangan di Lutra
Ekonomi

Terdapat 30 Desa Rawan Pangan di Lutra

Asdhar
Asdhar
30 September 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Bappeda Kabupaten Luwu Utara mendeteksi sebanyak 30 desa di daerah itu yang masuk dalam kawasan rawan pangan. 30 desa itu dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni Desa sangat rawan, rawan, dan agak rawan.

Dari data tersebut, kecamatan yang memiliki desa sangat rawan pangan yakni Kecamatan Bone-Bone, dan Tana Lili yang masing-masing memiliki tiga desa. Sementara untuk kategori desa rawan pangan paling banyak yakni di Kecamatan Sabbang sebanyak lima desa.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKP3) Lutra, Marthina Simon  mengatakan pihaknya telah mengantisipasi dengan memprogramkan sejumlah kegiatan guna menghindari terjadinya ketimpangan distribusi pangan.

Baca Juga

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil

“Kami tetap melakukan antisipasi akan ketersediaan pangan, antara lain dengan melakukan pendataan daerah-daerah melalui BP3K di setiap Kecamatan di Lutra, daerah mana saja yang mengalami kekeringan  atau rawan pangan, selanjutnya akan meminta bantuan pompa air ke Pemerintah Provinsi Sulsel agar mengairi tanaman mereka khususnya tanaman padi,” ujar Martina.

Dia pun mengungkapkan, dengan langkah antisipasi itu, pihaknya berharap agar kekhawatiran terjadinya penurunan produktifitas beras akan teratasi.

“Kekhawatiran akan terjadinya rawan pangan karena musim kemarau tidak hanya dikeluhkan di Lutra, namun hampir semua daerah di Sulsel. Namun kami menjamin tidak mempengaruhi pangan kita di Lutra
dan hingga saat ini kami belum mendengar laporan dari petani akan terjadinya permasalahan pangan akibat dari gagal panen atau puso,” ujarnya.

Martina mengungkapkan, Dinas Pertanian  setempat juga telah  membagikan mesin pompa air untuk mengairi sawah mereka yang tidak memiliki irigasi dengan menggunakan air tanah dangkal.

Untuk diketahui, Luwu Utara merupakan Kabupaten ke tiga yang ditetapkan sebagai daerah penyumbang beras terbesar di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Pinrang dan Sidrap.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026
KTP Hilang Bisa Didenda, Disdukcapil Luwu Utara Mulai Sosialisasi
Luwu Timur Dapat Penghargaan di Ajang HUT Damkar dan Satpol PP Sulsel
Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah
Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Terkait Sunat Dana, Bendahara Puskesmas di Luwu Akui Atas Perintah Dinkes
Next Article OPINI | UU Pilkada: Memurnikan Pancasila atau Konflik Kepentingan?
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Hukum

Jaksa Beri Edukasi Hukum Kepada Pelajar, Bahaya Narkoba hingga Judi Online Jadi Sorotan

7 April 2026
Metro

Masjid Agung Syuhada Masamba Jadi Rest Area Mudik “Andalan Hati” di Jalur Luwu Raya

14 Maret 2026
Ekonomi

Angka Kemiskinan Terus Turun, Lutra Siapkan Strategi Baru Berdayakan 500 KK pada 2026

14 Maret 2026
Metro

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

14 Maret 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?