Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Terkait Stadion Malili, Pemkab Lutim Tunggu Hasil Evaluasi BPKP
Metro

Terkait Stadion Malili, Pemkab Lutim Tunggu Hasil Evaluasi BPKP

Asdhar
Asdhar
11 September 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur saat ini menunggu hasil evaluasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Selatan terkait proyek pembangunan Stadion Malili. Dari hasil evaluasi nantinya, sebagai acuran pemerintah daerah untuk menindaklanjuti proses pembangunan selanjutnya.

Informasi yang dihimpun, tim indevenden dari BPKP ini sudah berada di lokasi (Stadion) melakukan evaluasi sejak, Selasa (09/09/14) kemarin. Rencananya, tim tersebut akan melakukan evaluasi selama satu minggu. Evaluasi proyek ini dilakukan pasca Pemerintah Daerah Luwu Timur melakukan pemutusan kontrak terhadap PT Nindya Karya (Persero) pada tanggal 15 Agustus 2014 lalu.

Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang dan Permukiman (Tarkim) Kabupaten Luwu Timur, Budiman Hakim yang ditemui diruang kerjanya, Kamis (11/09/14) mengatakan pemerintah daerah telah meminta kepada tim indevenden yakni BPKP untuk turun melakukan evaluasi pekerjaan pada proyek stadion ini.

Baca Juga

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

“Ini hari ketiga tim indevenden melakukan evaluasi pekerjaan setelah kami melakukan pemutusan kontrak pada tanggal 15 Agustus lalu,” ungkap Budiman.

Menurut Mantan kadis Tenaga kerja, transmigrasi dan Sosial (Nakertransos) Lutim, hasil dari evaluasi tim indevenden nantinya sebagai dasar atau acuan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti proses proyek pembangunan stadion ini selanjutnya.

“Dalam dekat ini hasil dari evaluasi tersebut akan diserahkan ke pemda. Oleh karena itu, apa pun rekomendasi dari tim tersebut maka itu akan menjadi acuan pemerintah, apakah pekerjaan ini dilanjutkan atau tidak, jika itu dilanjutkan, maka kemungkinan akan dilakukan tender ulang,” ungkap Budiman.

Sementara itu, Pengawas Lapangan PT Nindya Karya, Chandra, sebelumnya mengatakan sebelum pemerintah daerah memutus kontrak proyek pembangunan stadion, pihaknya telah mengajukan permohonan mundur dengan segala resikonya. Menurutnya, sejak awal kerjasama dengan pemda banyak sistem yang berjalan tidak sesuai aturan main.

“Jauh sebelum Pemkab memutus kontrak, kami sudah menarik diri dari proyek tersebut,” kata Chandra.

Sebelumnya, Pemerintah Luwu Timur mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak pengerjaan proyek multy years Stadion Malili, yang menghabiskan anggaran mencapai Rp44 miliar. Pasalnya, hingga tiga tahun pelaksanaan proyek itu, hingga kini pembangunannya belum tuntas.

Sekedar diketahui, PT Nindya Karya masuk dalam daftar hitam (blacklist) yang sifatnya lokal. Sementara PT Nindya Karya merupakan salah satu perusahaan badan Usaha Minik Negara (BUMN) pada bisnis utamanya dibidang jasa kontruksi. Perusahaan ini merupakan hasil nasionalisasi dari perusahaan Belanda yang dahulu bernama NV Nederlands Aannemings Maatschappy (NEDAM) Vorheen Firma H.F.Boersm. (*)

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 3.227 Pramuka Ikuti Kelopak Galang di Lutim
Next Article Mahasiswa Desak Kapolres Luwu Utara Dicopot
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
Ekonomi

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?