Tiga kepala daerah terpilih dari wilayah Tana Luwu akan dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 6 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Pelantikan ini bersamaan dengan pelantikan kepala daerah lainnya yang kemenangannya tidak menghadapi gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketiga pasangan kepala daerah tersebut adalah Andi Patahuddin dan Muhammad Dhevy Bijak dari Kabupaten Luwu, A. Abdullah Rahim dan Jumail Mappile dari Kabupaten Luwu Utara, serta Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler dari Kabupaten Luwu Timur.
Andi Patahuddin, bupati terpilih Kabupaten Luwu, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan masyarakat. Ia menegaskan kesiapannya untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan memprioritaskan percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menjelaskan bahwa pelantikan pada 6 Februari 2025 merupakan gelombang pertama dari tiga gelombang pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024.
Gelombang pertama ini diperuntukkan bagi kepala daerah yang tidak menghadapi sengketa di MK. Gelombang kedua akan menyusul untuk kepala daerah yang gugatan terhadap kemenangannya telah ditolak oleh MK, sedangkan gelombang ketiga dijadwalkan bagi kepala daerah yang terpilih melalui pemilihan ulang.
Jadwal untuk gelombang kedua dan ketiga akan menyesuaikan dengan penyelesaian proses di MK. Termasuk Kota Palopo, akan menunggu proses peradilan di Mahkamah Konstitusi yang saat ini tengah berjalan.
Andi Abdullah Rahim berjanji akan memprioritaskan program penguatan infrastruktur dan pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Luwu Utara. Hal serupa disampaikan oleh Irwan Bachri Syam, Bupati Luwu Timur terpilih, yang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertambangan dan pertanian.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

