Diisukan Istrinya Selingkuh, Joni Patabbi : Ini Pencemaran Nama Baik

Asdhar
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Kepala Bagian (Kabag) Kesra dan Organisasi Luwu Timur, Halsen dikabarkan telah melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri dengan kepala Puskesmas Wasuponda, Yetriani Bosa.

Yetriani juga diketahui adalah istri Camat Wasuponda, Joni Patabbi. Mereka (Halsen dan Yetriani) kepergok oleh Joni dikediamannya sendiri di keluarahan Malili, Kecamatan Malili, Rabu (15/7/15) sekitar pukul 13.00 wita lalu.

Informasi ini pun langsung tercium oleh warga sekitar dan para pegawai di Luwu Timur, bahkan dugaan perselingkuhan itu juga ramai diperbincangkan di media sosial (Medsos).

Namun hal tersebut langsung dibantahkan, Joni (suami Yetriani). Menurutnya, isu yang beredar luas di masyarakat Luwu Timur terutama di media sosial yang melibatkan pribadi maupun atas nama keluarga Halsen dan berujung pada tercemarnya nama baik keluarga kami dan keluarga Halsen.

Joni pun mengakui kalau saat itu dirinya mendapatkan informasi, sepertinya sang istri sedang bercumbu dengan seseorang didalam rumahnya sendiri, namun, kata Joni, dirinya saat itu tidak mendapatkan Halsen dan Yetriani seperti apa yang ada dbenaknya saat mendapatkan informasi itu.

“Saya mendapat informasi dari tetangga kalau ada tamu di rumah, karena waktu itu saya dan istri saya baru-baru selesai rapat di kantor Bupati. Pada saat informasi itu ada, saya langsung kerumah untuk memastikan,” ungkapnya.

Namun, kata Joni, informasi adanya tamu tersebut benar adanya, namun mereka tidak melakukan apa – apa, andaikan saja mereka melakukan hal senonoh itu, pastinya dirinya akan melakukan sesuatu terhadap keduanya. “Ini semata hanya karena kesalahpahaman saja,” ungkap Joni, Selasa (21/7/15).

Joni kembali menegaskan, kepada pihak – pihak yang dengan sengaja maupun tidak sengaja telah menebarkan isu negatif yang tidak benar antara dirinya dan Halsen dijejaring sosial agar kiranya dicabut kembali statmen tersebut untuk dapat menghindari fitnah yang berujung tercemarnya nama baik keluarga kami dan keluarga Halsen.

“Isu perselingkuhan istri saya dan seorang oknum pejabat merupakan pencemaran nama baik keluarga kami dan keluarga Halsen,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Halsen mendatangi kediaman Yetriani untuk mengambil data perubahan status Puskesmas menjadi Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD). Yetriani memegang data itu karena dirinya juga pernah menjabat sebagai Kasubag Pelaksana pada Dinas Kesehatan.

Perubahan status Puskesmas tersebut rencananya akan dilakukan dengan adanya desakan dari Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, April.

“Saat itu pak Kadis keruangan saya dan bicarakan soal perubahan status, karena menurut beliau ada beberapa bantuan dari pusat yang tidak bisa diberikan ke Luwu Timur kalau status puskesmasnya belum berubah,” ungkap Halsen.

Dengan adanya desakan itu, kata Halsen, dirinya langsung menghubungi Yetriani karena dirinya diketahui telah memegang data tersebut.

“Saya coba hubungi Yetriani via telepon, dan saat itu Yetriani sedang membersihkan rumahnya, kebetulan saya juga akan membeli adaptor kartu di Kiki selular di Malili dan skalian mampir di rumahnya untuk mengambil data itu, ” ungkapnya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser