Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dilanda Banjir Rob, Ratusan Hektar Tambak Terendam
Metro

Dilanda Banjir Rob, Ratusan Hektar Tambak Terendam

Asdhar
Asdhar
22 Februari 2015
Share
1 Min Read
SHARE

Ratusan hektar lahan tambak di wilayah pesisir Kota Palopo, terendam banjir akibat pasang air laut atau rob di perairan Teluk Bone, Kota Palopo. Selain tambak, banjir rob ini juga menggenangi jalan menuju ke kawasan wisata Pantai Labombo, Minggu (22/2/15) sekitar pukul 15.00 Wita sore tadi.

Pantauan luwuraya.com, di jalan masuk kawasan wisata Pantai Labombo, air menggenangi badan jalan hingga ketinggian 20-30 centimeter. Sejumlah petani tambak tampak berusaha memasang pukat di sekitar tambak mereka untuk meminimalisir kerugian akibat banjir rob ini. Pasalnya, petani dirugikan dengan bencana ini karena ikan yang sedang dibudidaya ikut hanyut.

Selain merendam jalan,  banjir rob juga merendam rumah warga dan tempat hiburan malam yang berada di kawasan Pantai Labombo. Banjir terparah terjadi di sejumlah kelurahan di Kecamatan Wara Timur seperti Kelurahan Benteng, Malatunrung, Ponjalae, Pontap, Salekoe, Salotelllue, dan Surutanga.

Baca Juga

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat

Sejumlah petani tambak menyebutkan jika banjir rob kali ini merupakan yang terparah, dan diluar perkiraan. “Sebenarnya banjir pasang air laut ini setiap tahun terjadi, namun kali ini yang terbesar. Saya saja tidak sempat memasang pukat, sehingga seluruh isi tambak habis terbawa air,” ujar Johanis, salah seorang petani tambak di Wara Timur.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Dandim: Petani Jangan Takut Didampingi Babinsa
Next Article Komunitas Earth Hour Kota Palopo Gelar Aksi Bersih
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?