Jaksa Incar Tersangka Baru Kasus Korupsi Alkes RSUD Batara Guru

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Kejaksaan Negeri Belopa terus mengembangkan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) RSUD Batara Guru Belopa. Bahkan, nama Direktur RSUD Batara Guru, Suharkimin disebut-sebut sebagai orang yang berpeluang untuk ikut diseret sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kepala Kejari Belopa, Zet Tadung Allo mengatakan pihaknya terus menggali keterangan dan fakta dari dua orang yang telah lebih dahulu dijadikan tersangka dalam kasus ini. Kedua tersangka itu yakni Dasmar selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Irsan Iskandar selaku Direktur PT Elang Perkasa.

“Tidak akan berhenti pada dua tersangka saja, akan terus kami kembangkan termasuk dugaan keterlibatan pihak RSUD Batara Guru,” ujar Zet.

Untuk diketahui, pihak Kejari Belopa sudah menahan Dasmar di Lembaga Pemasyarakat Gunung Sari Makassar, sementara satu tersangka lainnya, Irsan Iskandar, berstatus buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Belopa.

“Irsan kami tetapkan sebagai DPO sejak 11 Januari lalu, sebab yang bersangkutan diketahui melarikan diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Batara Guru, Suharkimin belum memberikan keterangan terkait hal ini.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser