Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Tana Rigella Terancam Puso
Ekonomi

Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Tana Rigella Terancam Puso

Asdhar
Asdhar
27 Oktober 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Ratusan hektar sawah di Desa Tana Rigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, terancam puso atau gagal panen akibat kekeringan berkepanjangan yang melanda daerah itu. Akibatnya, petani setempat tidak mampu berbuat banyak untuk menyelamatkan tanaman pertanian mereka.

Sesuai informasi yang dihimpun dari petani setempat, luas areal sawah di desa itu mencapai 500 hektar yang hampir seluruhnya terancam puso akibat kekeringan. Padahal, petani setempat telah menyiasati menggunakan pom[pa air, namun hal itu tidak lagi dilakukan karena tingginya biaya penggunaan pompa air yang harus dilakukan secara periodic.

Apalagi, sejak kekeringan terjadi, tanaman pertanian warga sudah mulai diserang hama belalang.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

Ismail, salah seorang petani setempat mengungkapkan pihaknya sudah mengeluhkan kekeringan ini ke pemerintah desa dan kecamatan setempat guna mendapat perhatian. “Namun sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah kepada petani,” ujarnya.

Dia merincikan, tanah pertanian di Desa Tana Rigella umumnya hanya berharap para system tadah hujan. Petani sebenarnya sejak lama mengusulkan agar dibangun irigasi, namun usulan itu tampaknya belum dipenuhi pemerintah setempat. Padahal, di desa itu tersedia sungai yang bisa dijadikan sumber irigasi.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Pungutan Dana Pelantikan DPRD Lutim di Soal
Next Article Gara-Gara Lahan, Warga Ini Tewas Dibacok
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?