Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Ngaben di Kertoraharjo: Suasana Haru, Doa, dan Pesan Persaudaraan dari Bupati Luwu Timur
Budaya

Ngaben di Kertoraharjo: Suasana Haru, Doa, dan Pesan Persaudaraan dari Bupati Luwu Timur

Asdhar
Asdhar
4 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, prosesi upacara Pitra Yadnya atau Ngaben (Sumber: Dijnas Kominfo SP Luwu Timur)
SHARE

Desiran angin dari hamparan persawahan dan deretan pohon kelapa di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur, seolah ikut menjadi saksi bisu prosesi sakral Pitra Yadnya atau Ngaben pada Senin (04/08/2025).

Suasana hening, penuh haru, menyelimuti warga Hindu yang berkumpul di tempat pemakaman desa itu.

Hari itu, dua perempuan yang selama hidupnya dikenal baik di tengah masyarakat, Ni Made Moyo dari Desa Margomulyo dan Ni Nyoman Suarni dari Desa Kertoraharjo, dihantarkan ke peristirahatan terakhir dengan penuh penghormatan. Jenazah mereka dibaringkan di atas susunan batang pisang yang telah dihias bunga dan anyaman janur, sebelum akhirnya api suci menyempurnakan perjalanan kembali ke Sang Pencipta.

Baca Juga

Pemkab Lutim Genjot Pengusulan Geopark Matano Jadi Geopark Nasional
Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Di tengah prosesi, hadir Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Mengenakan pakaian dinas lengkap dengan udeng putih di kepala, Irwan berdiri di antara warga.

Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian dan penghormatan kepada tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

Ia tampak menyalami warga satu per satu, menyampaikan bela sungkawa, sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Luwu Timur, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Mari kita panjatkan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Irwan dengan suara yang pelan namun tegas, menambah haru di tengah upacara.

Irwan menekankan, di balik duka mendalam ini ada nilai yang tak kalah penting: persaudaraan dan kebersamaan. Menurutnya, momen seperti ini seharusnya menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya saling menguatkan, tanpa memandang latar belakang.

“Semoga keluarga besar yang ditinggalkan diberi ketabahan. Momen seperti ini harus memperkuat rasa persaudaraan dan empati di antara kita,” lanjutnya.

Ngaben di Desa Kertoraharjo bukan hanya ritual keagamaan. Ia sekaligus menjadi simbol harmonisasi yang tumbuh subur di Luwu Timur. Di daerah yang masyarakatnya beragam, prosesi adat umat Hindu ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Bupati Irwan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk mendampingi masyarakat dalam aspek sosial dan budaya. Kehadirannya bersama jajaran pejabat—Plt. Kepala Dinas Sosial P3A, Joni Patabi, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP, Muhammad Safaat DP, dan Kabag Prokopim, Agus Thobrani—menjadi tanda nyata komitmen itu.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Karena setiap kebijakan dan program yang dijalankan bertujuan untuk kebaikan bersama,” pungkas Irwan.

Upacara Pitra Yadnya ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar prosesi perpisahan. Ia menjelma sebagai perayaan kebersamaan, ruang doa, sekaligus pengingat bahwa toleransi dan harmonisasi antarumat beragama adalah kekuatan Luwu Timur yang harus terus dijaga.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Bupati Lutim Tinjau Ambulans Terapung di Danau Towuti, Andalan Warga Loeha Raya
Next Article Luwu Timur Masuk Top 6 di SSIC 2025, Usung Proyek Rice Milling Unit Andalan
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?