Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pakar Ahli Tani Hadiri Tudang Sipulung di Lutim
Luwu Timur

Pakar Ahli Tani Hadiri Tudang Sipulung di Lutim

Asdhar
Asdhar
7 Mei 2015
Share
5 Min Read
SHARE

Menghadapi musim tanam April-September 2015 dan Oktober 2015-Maret 2016, Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) menggelar tudang sipulung tingkat Kabupaten Luwu Timur yang di ikuti seluruh petani, kelompok tani dan gapoktan yang berlangsung di Desa Bangun Karya Kecamatan Tomoni, Kamis (07/05/15).

Dalam tudang sipulung kali ini juga di hadiri pakar ahli kimia dan tanah dari ITB, Prof. Mubyar dan Alik Sutariat, dari Yayasan Aliksa Organik yang juga pakar ahli model pertanaman System Rice Intensification (SRI) organik. Kedua pakar ahli ini dihadirkan atas dukungan Tim PTPM PT Vale Indonesia.

Alik Sutariat dalam paparannya mengajak petani untuk menanam padi dengan tidak menggunakan pestisida kimiawi tapi memanfaatkan musuh alami yang dikembangkan melalui pola SRI organik yang ramah terhadap lingkungan. “Budidaya tanaman sehat harus dimulai dari teknik pengelolaan tanaman yang benar,” jelasnya.

Baca Juga

PT Vale Dorong Program Pengelolaan Sampah TPS3R di Wilayah Pemberdayaan Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Dorong Pelatihan Security bagi Pemuda Desa Hadapi Investasi Industri

Menurutnya metode ini akan meningkatkan fungsi tanah sebagai media tumbuh dan sumber nutrisi tanaman. Dengan sistem SRI organik daur ekologis akan berlangsung dengan baik karena memanfaatkan mikroorganisme tanah secara natural.

Pada gilirannya keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan akan selalu terjaga. Di sisi lain, produk yang dihasilkan dari metode ini lebih sehat bagi konsumen karena terbebas dari paparan zat kimia berbahaya.

Wakil Bupati, HM Thorig Husler mengatakan luas areal sawah tahun 2014 mencapai 38.422 hektar sementara luas panen mencapai 37.908 hektar dengan jumlah produksi 269.842, 10 ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan produktivitas rata-rata 7,21 ton perhektar. “Ini telah melampaui target provinsi yang hanya 6,7 ton perhektar dan diatas target nasional,” jelasnya.

Berkaitan dengan pola SRI organik, Husler menyayangkan karena pola SRI di Luwu Timur masih kurang diminati petani. Makanya, melalui pertemuan kali ini dengan hadirnya para pakar ahli SRI ini diharapkan dapat membuka wawasan petani untuk mulai menggeluti pola SRI organik. “Petani tidak usah ragu, karena dengan pola SRI organik ini, petani juga akan didampingi teknik penerapan hingga panen,” tandasnya.

Kadis Pertanian Perkebunan dan Peternakan diwakili Kabid TPH, Riden, mengatakan sesuai hasil kesepakatan tudang sipulung disepakati varietas anjuran, umur sedang yakni cisantana, ciherang, cigeulis, mekongga, inpari 4, inpari 8, inpari 9, mira dan umur genjah yakni impari 1, inpari 3, inpari 7, inpari 10, inpari 13. Sementara yang tidak boleh ditanam Cisadane. Walanae, pelita 1.1 dan Cisanggarung.

Kebutuhan benih legowo 25 kg perhektar dan pola SRI 5-8 kg perhektar. Waktu tanam terbagi tiga yakni jadwal pertama, varietas sedang jadwal hambur 9-15 Juni 2015, tanam 24-30 Juni 2015 dan varietas genjah jadwal hambur 15-18 Juni 2015 dan tanam 30 Juni – 3 Juli 2015 dan panen dijadwalkan 8 Oktober- selesai.

Jadwal kedua, varietas sedang hambur 9-15 Juli 2015, tanam 24-30 Juli 2015 dan varietas genjah hambur 15-18 Juli 2015, tanam 30 Juli- 2 Agustus dan panen dijadwalkan 7 Nopember – selesai.

Jadwal ke tiga, varietas sedang hambur 8-14 Agustus 2015, tanam 24-29 Agustus 2015 dan varietas genjah 14-17 Agustus 2015, tanam 29 Agustus – September dan panen mulai 7 Desember-Selesai.

Untuk dosis pemupukan, urea 50-100 kg perhektar, NPK 300 kg perhektar, hayati 30-40 kg perhektar, pupuk organik 1-2 ton perhektar atau disesuaikan kondisi lahan dan PPC 2 liter sesuai rekomendasi label.

Selanjutnya hama yang patut diwaspadai tikus, wereng coklat, penggerek batang, kepinding tanah, walang sangit, ulat grayak dan penyakit yakni kresek dan blast, hawar pelepah atau busuk leher, alternaria, dan curvularia. Apabila OPT telah mencapai ambang kendali dan semua komponen sudah tidak berperan lagi maka dilakukan pengendalian pestisida.

Terkait tudang sipulung ini, Husler mengingatkan kepada seluruh petani agar hasil rekomendasi ini dapat dipedomani.

Tudang sipulung ini juga dihadiri Kepala Sekretariat Bakorluh Provinsi Sulsel, Firnandus Hasan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Luwu Timur, HM Abrinsyah, Kepala BP4K, Nursih Hariani, Para camat dan Kades Se Luwu Timur.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR
Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Guru Ini Aniaya Muridnya Hingga Lebam
Next Article Korban‎ Banjir Di Luwu Keluhkan Pelayanan
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

5 Mei 2026
Video

Menilik Kejayaan Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

4 Mei 2026
Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Ekonomi

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?