Pemda dan DPRD Bahas RPJPD, Wartawan Dilarang Meliput

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur membahas soal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005 – 2025.

Namun agenda yang berlangsung diruang pimpinan DPRD Luwu Timur, Amran Syam tersebut tidak dipersilahkan awak media untuk meliput, Kamis 21 Juli.

Pintu depan ruang pimpinan dan pintu lainnya pun juga terlihat dijaga oleh security pasca Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler dan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam dan pihak terkait masuk keruangan.

“Selesaipi rapat baru kita tanya orang didalam di,” ungkap salah seorang security di DPRD Luwu Timur dan langsung bergegas pergi. Sementara security lainnya masih tetap menjalankan tugasnya didepan pintu pimpinan.

Informasi yang dihimpun, DPRD Luwu Timur memanggil Bupati dan pihak terkait soal adanya dokumen penetapan RPJPD yang ditanda tangani oleh Gubernur Sulawesi Selatan tertanggal 6 Juni 2016 untuk dilakukan evaluasi.

Padahal, Paripurna RPJP tersebut baru ditetapkan oleh DPRD Luwu Timur pada tanggal 29 Juni 2016 dan selanjutnya dikirim ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dengan dikawal oleh DPRD dan Pemda.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser