Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pendapatan PT Vale Naik 4 Persen pada 2025
Ekonomi

Pendapatan PT Vale Naik 4 Persen pada 2025

Asdhar
Asdhar
17 Maret 2026
Share
3 Min Read
Dua pekerja PT Vale Indonesia sedang melakukan pengamatan di wilayah IGP Morowali. PT Vale mencatat pendapatan USD990,2 juta pada 2025, naik 4 persen dibanding tahun sebelumnya. Kinerja ini ditopang pengiriman nikel matte yang meningkat. (Sumber: PT Vale Indonesia)
SHARE

PT Vale Indonesia Tbk mencatat pendapatan sebesar USD990,2 juta sepanjang tahun 2025, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar USD950,4 juta.

Capaian tersebut menunjukkan ketangguhan kinerja perusahaan di tengah dinamika pasar global, khususnya tekanan harga nikel yang masih memengaruhi industri pertambangan.

Perusahaan tambang nikel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham INCO tersebut menyampaikan bahwa peningkatan pendapatan didorong oleh kenaikan volume pengiriman nikel matte serta perbaikan tingkat payability yang mulai berlaku sejak Juli 2025.

Baca Juga

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil

Sepanjang tahun 2025, PT Vale mencatat pengiriman nikel matte sebesar 73.093 metrik ton, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 72.625 ton.

Meski demikian, perusahaan menghadapi tekanan dari sisi harga komoditas. Harga realisasi rata-rata nikel matte pada 2025 tercatat USD12.157 per ton, turun sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai USD13.086 per ton.

Di tengah kondisi harga yang lebih lemah, perusahaan tetap mampu menjaga stabilitas operasional serta efisiensi biaya produksi.

Selain mencatat peningkatan pendapatan, PT Vale juga membukukan EBITDA sebesar US$228,2 juta sepanjang 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bersih perusahaan tercatat sebesar USD76,1 juta, meningkat sekitar 32 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai USD57,8 juta.

Kinerja tersebut mencerminkan perbaikan operasional yang konsisten, peningkatan volume produksi, serta penerapan disiplin biaya di seluruh lini bisnis perusahaan.

Dari sisi produksi, PT Vale mencatat produksi nikel dalam matte sebesar 72.027 metrik ton sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 71.311 ton pada tahun sebelumnya.

Selain produksi utama nikel matte, perusahaan juga mulai memperluas portofolio komersialnya melalui penjualan bijih nikel saprolit dari blok tambang di Bahodopi dan Pomalaa.

Sepanjang 2025, volume penjualan bijih saprolit mencapai 2.316.023 wet metric tons, dengan kontribusi terbesar berasal dari blok Bahodopi.

Di sisi investasi, perusahaan mengalokasikan belanja modal sebesar US$485,9 juta pada 2025, meningkat sekitar 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Investasi tersebut terutama diarahkan untuk mendukung pengembangan proyek-proyek strategis serta kebutuhan modal berkelanjutan guna menjaga kapasitas produksi di masa depan.

Hingga akhir Desember 2025, PT Vale juga mencatat saldo kas sebesar US$376,3 juta, yang dinilai cukup kuat untuk mendukung berbagai proyek pertumbuhan perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.

Ke depan, perusahaan terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui pengembangan proyek pertambangan dan fasilitas pengolahan hilir bersama mitra usaha, termasuk proyek tambang dan pengolahan di Pomalaa yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, PT Vale optimistis dapat menjaga keberlanjutan operasional serta memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan industri nikel di Indonesia.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Dua Rumah Terbakar di Wasuponda, Pemkab Luwu Timur Salurkan Bantuan dan Percepat Penanganan
Next Article Produksi Nikel PT Vale Tembus 72.027 Ton pada 2025, Laba Bersih Naik 32 Persen
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?