Kementerian Pekerjaan Umum merilis Buku Kinerja BUMD Air Minum Sulawesi Selatan 2024, yang mengevaluasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum di berbagai kabupaten/kota berdasarkan aspek keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia (SDM).
Di wilayah Luwu Raya, yaitu Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, hasil evaluasi menunjukkan bahwa ada tiga daerah dengan kategori “Sehat” yakni Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur, sementara Kabupaten Luwu masuk dalam kategori “Kurang Sehat”. Berikut adalah peringkat masing-masing PERUMDAM:
1. Kota Palopo – PERUMDA Tirta Mangkaluku (Sehat)
PERUMDA Tirta Mangkaluku meraih peringkat tertinggi dengan pint 3,91. Raihan ini merupakan yang ke tiga kalinya menduduki posisi puncak. Perumdam Tirta Mangkaluku yang melayani Kota Palopo mendapatkan peringkat “Sehat” atau Green Zone. Cakupan pelanggan cukup luas dengan pertumbuhan yang stabil. Namun, tantangan masih ada dalam efisiensi operasional, terutama terkait tingkat kehilangan air (NRW) dan tekanan air di beberapa wilayah.
2. Kabupaten Luwu – PERUMDAM Tirta Latimojong (Kurang Sehat)
PERUMDAM Tirta Latimojong di Kabupaten Luwu mendapatkan kategori “Kurang Sehat” atau Yellow Zone dan berada di posisi 13 dengan poin 2,66. Masalah utama adalah cakupan layanan yang masih terbatas dan tekanan air yang belum merata di beberapa daerah, serta efisiensi produksi yang perlu ditingkatkan.
3. Kabupaten Luwu Utara – PERUMDA Tirta Bukae (Kurang Sehat)
PERUMDA Tirta Bukae di Luwu Utara juga dikategorikan “Sehat” atau Green Zone dan berada di posisi ke tiga tertinggi di Sulawesi Selatan dengan poin 3,46. Meski jumlah pelanggan terus bertambah, efisiensi produksi masih menjadi tantangan. Penyelesaian pengaduan pelanggan yang lebih cepat serta peningkatan kualitas layanan diperlukan agar kinerja semakin membaik.
4. Kabupaten Luwu Timur – PERUMDAM Waemami (Sehat)
PERUMDAM Waemami di Luwu Timur berhasil mendapatkan peringkat “Sehat” atau green zone dengan poin 2,97 dan menempatkan di posisi ke 8. Evaluasi menunjukkan bahwa perusahaan ini memiliki kapasitas produksi yang cukup baik dan tingkat kehilangan air yang lebih rendah dibanding daerah lain di Luwu Raya. Upaya perbaikan infrastruktur dan peningkatan cakupan layanan terus dilakukan untuk mempertahankan performa positif ini.
Laporan ini diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah dan pengelola BUMD air minum untuk terus meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat.
Berikut peringkat lengkapnya:





