Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Program KIS Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Ichi : Ini Akan di Pertanyakan
News

Program KIS Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Ichi : Ini Akan di Pertanyakan

Asdhar
Asdhar
3 Januari 2016
Share
3 Min Read
SHARE

Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Luwu Timur dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, KIS yang juga merupakan program pengganti Jamkesda dan Jamkesmas tidak sesuai dengan data yang ada disetiap desa.

Hal ini diketahui pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar anggota DPR – RI komisi IX, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta diaula kantor Camat Angkona, Minggu (3/1) siang tadi.

Menurut Muhammad Yusuf, Kepala Desa Tampinna, Kecamatan Angkona. Pemerintah desa sepertinya sudah tidak lagi dilibatkan dalam melakukan pendataan. Padahal, data warga yang seharus menerima bantuan KIS itu lebih diketahui oleh pihak desa sendiri.

Baca Juga

PAD Tertekan, Dishub Palopo Buka Titik Layanan Baru untuk Dongkrak Pendapatan
Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

“Didesa saya, ada yang sudah lama meninggal dunia masih saja mendapatkan bantuan KIS itu, ada juga yang tidak sesuai dengan nama,” ungkap Yusuf dihadapan puluhan warga lainnya.

Dirinya menceritakan, kartu KIS ini telah diantar oleh petugas kantor Pos pada hari Jum’at kemarin. Anehnya, petugas tersebut meminta dirinya untuk melakukan cap jempol sebagai bukti jika kartu itu sudah tersalur ke masyarakat.

“Kami juga tidak tahu tiba – tiba petugas Pos meminta saya untuk melakukan cap jempol sementara kartu ini belum tersalur, apa lagi saya juga belum tahu siapa saja yang mendapatkan kartu ini,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan, warga desa Tawakua, Iwayan Mancayadnya. Dirinya mengaku masih bingung dengan cara – cara program kesehatan itu.

“Sebagai masyarakat awam, kita tidak tahu bagaimana cara menggunakan, tidak pernah juga ada yang turun melakukan sosialisasi,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, putri mantan bupati Luwu Timur dua periode, Andi Hatta Marakarma mengatakan, dirinya akan menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat tersebut kepada pihak kementerian kesehatan (Kemenkes) nantinya.

Menurut Ichi, sapaan akrab Andi Fauziah, program KIS ini yang merupakan bagian dari BPJS tersebut sudah direalisasikan 100 persen oleh pemerintah pusat. Namun, dari hasil data yang diperoleh dilapangan, masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut hanya berkisar 10 persen saja di Kabupaten Luwu Timur.

“Ini akan saya pertanyakan nantinya, ada juga yang saya temukan warga yang sudah meninggal dunia sejak tahun 2009 lalu masih mendapatkan KIS, inikan aneh. Harusnya pihak desa dan kecamatan dilibatkan dalam pendataan sebab mereka ini yang paham kondisi masyarakatnya,” ungkapnya.

Informasi yang diperoleh, data warga yang menerima bantuan Kartu Indonesia Sehat itu merupakan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2008 – 2010 lalu sehingga warga yang telah meninggal dunia masih ikut terdata.

Untuk diketahui, sejak 31 Desember 2015 kemarin program Jamkesda dan Jamkesmas sudah tidak berlaku lagi dan digantikan dengan program KIS dari pemerintah pusat.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional
Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Liburan, Pelajar Tewas Usai Berenang di Kolam Agro Wisata
Next Article Kadis Nakertransos Lutim Diwacanakan Maju Di Pilwalkot Palopo
Metro

Pemkab Luwu Timur Dukung Penambahan Kapal Basarnas untuk Perkuat Layanan SAR

Pemkab Luwu Timur mendukung penambahan kapal rescue dan personel Basarnas untuk memperkuat…

5 Mei 2026
Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning

4 Mei 2026
Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?