Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Jadwal Tak Jelas, Isu Honorer K-1 Kerap Jadi Komoditas Politik
Politik

Jadwal Tak Jelas, Isu Honorer K-1 Kerap Jadi Komoditas Politik

Redaksi
Redaksi Published 4 Oktober 2012
Share
1 Min Read
Ilustrasi
SHARE

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palopo Awaluddin meminta agar isu pengangkatan Honorer Kategori I (K-1) agar tidak dijadikan sebagai komoditas politik demi kepentingan pihak tertentu.

Menurutnya, hingga saat ini Pemkot Palopo belum menerima informasi soal kejelasan waktu pengangkatan Honorer K-1 itu. “Tolong persoalan ini (Honorer K-1) jangan dijadikan jualan politik bagi calon tertentu, sebab kasian mereka sudah menunggu dalam ketidak jelasan,” tegas Awaluddin.

Menurutnya, pihaknya hingga kini masih terus intens berkomunikasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.

“Sampai hari ini pemerintah kota Palopo melalui BKD belum menerima informasi secara resmi tentang pengangkatan honorer K-1 menjadi CPNS atau mendapatkan NIP,” ungkapnya.

Senasib dengan Honorer K-1, kejelasan soal Honorer Kategori II (K-2) juga belum ada diterima oleh pihak BKD Palopo. Sesuai data yang dihimpun, sebanyak 67 orang data Honorer K-1, yang dikirim ke pusat, yang diuji publik hanya 65 orang, dan setelah melewati tahapan uji publik, ada yang meninggal 2 orang, jadi tersisa 63 orang Honorer K1 yang sedang menunggu kejelasan atau informasi pengangkatan menjadi CPNS. (b)

Amran Amir

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Luwu – Palopo – Toraja Utara

Demo Siswa SMK Gafur Yahya Diwarnai Insiden Pelemparan Batu

Wawan: Polling Koranseruya.com Tidak Bisa Dijadikan Acuan

Abduh: Presiden SBY Perlu Tahu, Mengapa Provinsi Luwu Raya Begitu Penting

Mukerda Wahdah Islamiyah: Kompak Bareng Pemerintah Wujudkan Palopo Idaman

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article KPU dan Panwas Diminta Teliti dan Objektif
Next Article Pasangan HATI Dukung Perjuangan IA Untuk Pimpin Sulsel
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Might Also Like

Hukum

Siswa SMP Ini Ditikam Saat Menunggu Pengumuman UN

1 Juni 2013
News

Sejumlah Aktifis Datangi Kantor Panwaslu Palopo

8 April 2014
Hukum

Sedang Asik Nyabu, Tiga Warga Diciduk Polisi

13 Januari 2015
Politik

Masdar dan Basman Tolak Komentari Mutasi Sekretaris KPU

20 Maret 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?