Sejumlah wartawan yang berasal dari Kota Palopo dan Luwu Timur menggelar aksi solidaritas ke Kantor DPRD Palopo guna mengecam sikap Ketua DPRD Palopo Tasik, dan Wakil ketua DPRD Palopo Amiruddin Alwi, yang melakukan tindakan pengusiran terhadap dua orang wartawan saat melakukan tugas jurnalistik di Kantor DPRD Palopo, saat rapat konsultasi antara DPRD Palopo dengan tim dari Pemerintah Kota Palopo, yang digelar di Kantor DPRD Palopo, Rabu (19/6/13) lalu.
Aksi ini selain diikuti oleh wartawan, juga tampak hadir solidaritas dari elemen mahasiswa yang juga ikut menolak sikap arogan oknum DPRD Palopo terhadap pekerja pers.
Dalam aksinya, mereka mendesak kepada oknum Anggota DPRD Palopo yang telah mengusir wartawan untuk memberikan permintaan maaf secara terbuka atas sikapnya.
“Kami mendesak agar Ketua DPRD Palopo meminta maaf secara terbuka atas sikapnya yang telah mengusir wartawan dalam melakukan tugas jurnalistiknya,” ujar Son Abdul Rahim, salah seorang jurnalis Palopo yang juga bertindak selaku Koordinator aksi.
Asdhar




