Empat hari menjelang masuknya bulan suci ramadhan, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Palopo ramai dikunjungi masyarakat. Untuk mengantisipasi beredarnya produk makanan dan minuman yang kadaluarsa, Badan Ketahanan Pangan Kota Palopo turun melakukan operasi penertiban produk makanan dan minuman di sejumlah swalayan yang ada di dalam Kota Palopo.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Palopo, Hasanuddin kepada luwuraya.com, Kamis (4/7/13) mengatakan operasi penertiban produk makan dan minuman ini sengaja dilakukan untuk mencegah beredarnya produk makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa. Jika ditemukan, maka produk tersebut akan disita dan diamankan agar tidak dijual lagi.
“Makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa tidak boleh lagi djual, untuk itu kami akan sita jika temukan ada di swalayan,” kata Hasanuddin.
Sementara itu, Kepala bidang konsumsi dan keamanan pangan, Andi Lukman Baso yang memimpin operasi penertiban produk makanan dan minuman mengatakan operasi tersebut dilakukan di enam pusat perbelanjaan diantaranya swalayan Mangga Dua, Jl Opu Tosappaile, Swalayan Alfat, Jl Andi Djemma, Swalayan Matahari, Jl Rambutan, Swalayan Alfamidi, Jl Andi Djemma dan Binturu, Toko Baru, Jl Dr Ratulangi dan Misi Pasaraya, Jl Dr Ratulangi.
“Saat ini tim kami masih berjalan melakukan pemeriksaan di sejumlah swalayan, sejauh ini belum ada makanan atau minuman yang kami temukan sudah kadaluarsa,” ungkap Andi Lukman.
Dikonfirmasi terpisah, pengelola swalayan Mangga Dua Palopo, Sunny mengatakan produk makanan dan minuman yang dipajang dan dijual di tokonya dijamin tidak ada yang kadaluarsa. Menurutnya, masa kadaluarsa produk yang dijual di swalayannya akan diawasi dengan ketat sehingga tidak akan ada makanan atau minuman yang kadaluarsa terjual.
“Kami jamin tidak ada produk yang kadaluarsa di swalayan kami, karena kami melakukan pengawasan ketat barang yang masuk,” ujar Sunny.(*)
Haswadi




