Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin meminta kepada segenap elemen masyarakat untuk selalu mengkritik kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah jika dianggap kebijakan tersebut keliru.
“Saya selaku pemerintah siap dikritik, kritik itu perlu, sepanjang melalui jalur diskusi dan menghindari kritik dengan cara yang tidak konstruktif,” ujar Ome, sapaan akrab Akhmad saat menghadiri Konfrensi Cabang ke XXVI HMI Palopo, di Gedung Veteran Palopo, Kamis (12/9/13).
Dia mengungkapkan, harapan besar dirinya yakni agar stigma Kota Palopo saat ini sebagai kota rusuh yang berupakan dampak dari kejadian kerusuhan beberapa waktu lalu, untuk dirubah baik dalam bingkai pola pikir masyarakat maupun dalam keseharian masyarakatnya.
“Sangat disayangkan saat Ini, stigma Kota Palopo sebagai daerah rusuh sudah terlanjur merebak pasca terjadinya pembakaran beberapa waktu lalu, olehnya saya meminta kepada semua Kader HMI untuk turut serta merubah stigma tersebut,” kata Ome.
Haris




