Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pengembangan Cadangan Pangan Tekan Jumlah Desa Rawan Pangan di Lutra
Metro

Pengembangan Cadangan Pangan Tekan Jumlah Desa Rawan Pangan di Lutra

Redaksi
Redaksi Published 12 Oktober 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Pengisian lumbung pangan pada program pengembangan cadangan pangan telah sukses menekan angka rawan pangan di Kabupaten Luwu Utara. Pasalnya, kegiatan ini menyentuh langsung ke masyarakat bawah yang notabene masyarakat miskin.

Dari data yang di himpun, Sejak tahun 2009-2010 jumlah desa yang masuk kategori rawan pangan sebanyak 44 desa. Namun dari tahun ke tahun angka tersebut semakin menurun. Seperti pada tahun 2010-2011 angka rawan pangan menjadi 38 desa dan pada tahun 2011-2012 menjadi 32 desa.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Ketersediaan Pangan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Luwu Utara, Yasri mengatakan penurunan angka rawan pangan ini berkat dari intervensi dari pemerintah melalui program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat bawah. Sementara untuk tahun 2012-2013 ini, pendataan lewat identifikasi lapangan yang intensif ke sejumlah desa yang rawan pangan.

Baca Juga

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

“Alhamdulillah, jumlah desa rawan pangan di Luwu Utara setiap tahunnya semakin menurun. Sementara untuk tahun 2013 ini kami yakin juga akan menurun,” ungkap Yasri.

Menurut Yasri, penurunan jumlah desa rawan pangan ini salah satunya adalah pengisian lumbung pangan di sejumlah desa rawan pangan. dimana pada setiap lumbungnya mendapatkan 2 ton beras.

“Selain pengisian lumbung pangan juga optimalisasi lahan persawahan, pemanfaatan pekarangan, serta pembinaan lewat metode penyuluhan kepada masyarakat juga menjadi salah satu faktor penekanan.

“Tentu  tidak hanya satu intervensi pemerintah. Selain pengisian lumbung pangan, ada juga optimalisasi lahan persawahan, pemanfaatan pekarangan, serta pembinaan lewat metode penyuluhan kepada masyarakat,” ungkap Yasri.(*)

Rls/Lukman Hamarong

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

Bupati Luwu Utara Buka Muscab V Pramuka, Tentukan Arah Organisasi Lima Tahun

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

Gratis dan Lengkap, Rumah Singgah Lutim Ringankan Beban Keluarga Pasien

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Jelang Idul Adha, Hewan Qurban di Lutra Diperiksa
Next Article Pengurus BPKJS Luwu Timur dilantik

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Kurangi Penumpukan Pasien, RSUD I Lagaligo Operasikan IGD Modern

15 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
Hukum

Jaksa Beri Edukasi Hukum Kepada Pelajar, Bahaya Narkoba hingga Judi Online Jadi Sorotan

7 April 2026
Metro

RSUD I Lagaligo Target Pertahankan Akreditasi Paripurna Jelang Penilaian 2027

6 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?