Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Pemkot Palopo Akan Dirikan RS Jiwa, Panti Jompo dan Rumah Singgah
HukumMetro

Pemkot Palopo Akan Dirikan RS Jiwa, Panti Jompo dan Rumah Singgah

Redaksi
Redaksi Published 29 Oktober 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Pemerintah Kota Palopo berencana mendirikan Rumah Sakit Jiwa, Panti Jompo dan Ruma Singgah dan penampungan bagi korban kekerasan rumah tangga. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Palopo, Judas Amir saat menghadiri kopi morning di Aula Mapolres Palopo, Selasa (29/10/13), yang dihadiri sejumlah wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat dan unsur Muspida pemkot Palopo. Dalam kesempatan tersebut, Judas Amir mengaku prihatin dengan banyaknya penderita sakit jiwa yang berkeliaran di jalan, dan tidak mendapat perhatian.

“Ada tiga hal yang akan kami lakukan selama memimpin Kota Palopo, diantaranya mendirikan RS Jiwa, Panti Jompo serta rumah singgah yang aman bagi korban tindak kekerasan dalam lingkup rumah tangga,” kata Wali Kota Palopo, Judas Amir.

Hal tersebut diungkapkan Judas Amir saat menanggapi pertanyaan dari Ketua Lembaga Perlindunga Perempuan dan Anak (LPPA) Kota Palopo, Andi Fatmawati Syam yang mempertanyakan keseriusan pemerintah Kota Palopo menangani banyaknya tindak kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak-anak dan banyaknya penderta sakit jiwa berkeliaran di jalan raya.

Andi Fatmawati menjelaskan, setiap tahunnya jumlah tindak kekerasan terhadap perempuan di lingkup rumah tangga sudah semakin mempihatinkan, dihadapan Wali Kota dan Kapolres Palopo, aktifis perempuan ini juga menjelaskan, perempuan yang mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga akan mengalami trauma sehingga takt untuk kembali ke rumahnya. Untuk itu, Andi Fatmawati meminta agar Pemkot Palopo menyediakan ruangan khsusu bagi korban tindak kekerasan dalam rumah tangga.

“Saat ini Pemkot Palopo memang belum menyediakan tempat khusus bagi korban tindak kekerasan dalam rumah tangga, nah itu sudah kami usulakan agar Pemkot Palopo bisa segera menyediakannya,” kata Andi Fatmawati.(*)

Haswadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Puncak HUT Kalla Group, Tiga Mesjid di Lutim Terima Bantuan

Polisi Amankan Provokator Tawuran Mancani

Proyek Pasar Tomoni Jadi Sorotan, Polres Luwu Timur Mulai Bertindak

Mapolres Lutim Ciduk Residivis Rutan Tenggarong Kalsel

Dua Calon Legislator di Luwu Diduga Cacat Administrasi

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Visi-Misi Politik Judas-Akhmad akan Dituangkan Dalam RJPMD
Next Article Ratusan DPT Ganda di Palopo, Dipangkas

You Might Also Like

Palopo

Idul Fitri, Wali Kota Palopo Luncurkan Program ‘Siapa Mau Kerja Apa’

26 Juni 2017
Metro

Lutim Kembali Berhasil Rebut Adipura

10 Juni 2013
Metro

Petani di Lutra Ciptakan Alat Pengusir Hama Tikus Berbahan Bakar Elpiji

8 Desember 2013
Metro

Setelah Bertahun-Tahun, Persoalan Lahan Old Camp Sorowako Akhirnya Disepakati

12 Maret 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?