Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Kabupaten Luwu Timur, Andi Baso menilai jika bantuan dana hibah yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp.500 juta masih sangat minim. Menurutnya, dengan anggaran tersebut sangat sulit untuk mengakomudir sebanyak 25 cabang olahraga yang ada di wilayah Luwu Timur ini.
“ Dana hibah senilai Rp.500 juta dari Pemerintah Daerah (Pemda) sangat minim untuk membagi-bagikan 25 cabang olahraga yang ada di Luwu Timur seperti Sepak Bola, Voli, Takrow, Bulu Tangkis, Karate, Renang, Atletik dan olahraga lainnya yang masuk dalam daftar KONI,” ungkap Baso.
Oleh karena itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) saat ini telah mengajukan Proposal ke Pemerintah senilai Rp.2,5 Miliar untuk anggaran tahun 2014 mendatang. Sementara pengajuan proposal tersebut saat ini dalam tahap proses.
“Kami telah meminta dana hibah 2,5 Miliar ke Pemerintah agar program-program KONI ini bisa terpenuhi dengan baik. Selain itu, atlet-atlet yang berprestasi juga bisa diberikan kesejahteraan,” ungkap Baso. (*)




