Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » 10 Desa di Lutim Masih ‘Blank Spot Area’
Ekonomi

10 Desa di Lutim Masih ‘Blank Spot Area’

Redaksi
Redaksi Published 16 Januari 2014
Share
1 Min Read
SHARE

Sebanyak 10 desa di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) masih belum tersentuh jaringan telekomunikasi, atau blank spot area. Ke 10 desa itu tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Towuti, Wasuponda, Malili, dan Burau.

Sesuai data yang dihimpun dari Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Luwu Timur, ke 10 desa itu yakni Tokalimbo, Bantilang, Masiku, Ranteangin, Loeha, Mahalona (Kecamatan Towuti), Kawata, Parumpanai (Kecamatan Wasuponda), Harapan (Kecamatan Malili), dan Batu Putih (Kecamatan Burau).

Akibatnya, sekitar 19.920 jiwa penduduk dari 10 desa itu masih terisolir dari sentuhan teknologi informasi, baik melalui layanan telepon, maupun layanan internet terbatas.

Baca Juga

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Menanggapi hal itu, Kabid Kominfo Luwu Timur, Yulius mengungkapkan untuk Tahun 2014 pihaknya terus melakukan upaya pendekatan dengan pihak operator dan provider telekomunikasi untuk dapat membangun sarana telekomunikasi, terutama di daerah yang masih masuk blank spot area.

“Sudah ada komunikasi, dan rencananya di tahun 2014 nanti akan ada lagi provider yang akan membangun tower di daerah blank spot, seperti Mahalona dan Bantilang, Kecamatan Towuti serta beberapa desa lainnya,” ujarnya.

Dia pun mengatakan, pembangunan sarana telekomunikasi nantinya akan diprioritaskan ke desa-desa tersebut agar nantinya seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur akan terkoneksi dengan jaringan telekomunikasi.

 

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

PT Vale Andalkan Hilirisasi dan ESG untuk Perkuat Bisnis

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Proyek Nyebrang di Lutim dalam Pengawasan Kejaksaan
Next Article KPU Lutra Resmi Berhentikan 8 Anggota PPK dan PPS

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Proyek Sorlim Dikebut, PT Vale Targetkan Rampung 2027

17 April 2026
Ekonomi

Media Gathering di Sorowako, PT Vale Tegaskan Komitmen Hilirisasi

16 April 2026
Ekonomi

PT Vale Ramaikan Nambaso Fest, Promosikan Produk UMKM Binaan

16 April 2026
Ekonomi

PT Vale Buka Rekrutmen Besar, Kesempatan Emas bagi Tenaga Lokal

14 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?