Pendidikan merupakan investasi masa depan. Oleh karena itu, pembangunan sektor pendidikan mutlak dilakukan untuk mendorong meningkatnya jumlah sumber daya yang berkualitas. Penyataan ini disampaikan Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma saat membuka rapat koordinasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur yang dipusatkan di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (21/03/14).
Menurutnya, meski hasil yang diharapkan dari proses ini cukup panjang, namun sebagai daerah yang baru berkembang seperti Luwu Timur ini, keberadaan sumber daya yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk lebih memajukan daerah ini kedepannya.
“Dari awal sektor pendidikan ini memang saya prioritaskan, sebab menurut pengalaman saya, apa yang saya capai hari ini karena pendidikan,” ungkap Hatta.
Sekaitan dengan rapat koordinasi PGRI ini, Hatta mengatakan untuk menuju pendidikan bermutu sangat diperlukan persiapan yang terencana dan terarah
“Dunia pendidikan itu dinamis, karena itu rapat seperti perlu rutin dilakukan untuk membenahi segala persoalan di dunia pendidikan,” ungkap Hatta
Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, H Muhammad Asmin mengatakan program PGRI diharapkan selaras dengan program Pemerintah, yakni dalam hal mengimplementasikan dan menginformasikan ke seluruh anggota mengenai program-program pemerintah mengenai pendidikan sehingga sejalan dan selaras.
“Kita harap adanya keselarasan mengenai program PGRI dengan program pemerintah. Jadi jangan sampai anggota PGRI tidak tahu apa yang diprogramkan Pemerintah,” ungkap Asmin.
Selain itu, dirinya juga mengingatkan dalam waktu dekat ini akan ada perubahan di tubuh strukutur kepengurusan PGRI baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten. Oleh karena itu, ia menghimbau agar kader-kader PGRI segera memperiapkan diri untuk mensukseskan kegiatan ini.
Sementara itu, Ketua PGRI Luwu Timur, Nur Salam menyampaikan apresiasinya atas komitmen dan dukungan Pemkab Luwu Timur terhadap guru.
“Kami mengapresiasi komitmen pemerintah terhadap guru,” ungkap Salam.




