Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler mengingatkan agar para pelajar SMA tidak melakukan konvoi pasca pengumuman Ujian Nasional. Selain kepada dinas terkait, Ia juga sudah berkoodinasi dengan polres Luwu Timur untuk melakukan penertiban, jika ada pelajar yang melakukan hal tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati dihadapan seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ( Harkitnas ) ke 106 Tahun 2014 dengan tema ‘maknai kebangkitan nasional melalui kerja nyata dalam suasana keharmonisan dan kemajemukan bangsa”. Upacara ini berlangsung tertib dan hikmad dihalaman kantor Bupati Lutim, Selasa (20/05).
Dalam upacara tersebut Wakil Bupati HM Thorig Husler juga membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring mengatakan Nasionalisme terbangun bukan dari perilaku saling menuding, menyalahkan ataupn menyingkirkan tapi kekuatan kebangsaan tersemai dalam kohesivitas yang harmonis dari kekuatan energi potensi yang dimiliki.
Komitmen untuk berbagi dan bersinergi dalam mewujudkan cita-cita nasional itulah yang menjadi ukuran sejauh mana karsa, cipta, dan karya kita sudah memberikan kekuatan bagi terbangunnya keharmonisan perilaku kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang amanah.
Selain itu, katanya lagi kekuatan sebuah bangsa tercirikan dai bagaimana perbedaan dan kemajemukan dapat terkelola menjadi kekuatan.
“Nilai-nilai kemajemukan yang tumbuh dan berkembang atas dasar komitmen dan kesadaran bermasyakat, berbangsa dan bernegara tidak boleh luntur sampai kapanpun,” jelasnya.
Intinya, peringatan harkitnas tahun ini bermakna semangat untuk melakukan evaluasi diri, semangat bagi penguatan komitmen seluruh komponen dan potensi bangsa dalam membangun Indonesia kedepan yang lebih baik lagi.




