Berbagai kreasi dan buah tangan pelajar SMP Negeri 1 Mangkutana seperti lukisan, lampion, bermacam tas hasil daur ulang, dompet, celengan, rumah adat, bunga plastik, dan keramik tampak tertata rapi dan dipajang diatas meja. Tampak para pelajar berpakaian adat menyambut beragam pengunjung yang datang. Karya seni tersebut dipamerkan di gedung serba guna SMP Negeri 1 Mangkutana, Rabu (28/05/14).
Pembukaan pameran ini dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora), Ismail didampingi Anggota DPRD, Supardjo, Ketua Dewan Pendidikan, H Arfah Mustafa dan Kepala SMPN 1 Mangkutana, Nursalam.
Anggota DPRD, Suparjo mengaku terkesan saat terhadap kreasi para siswa. Menurutnya pameran karya seni ini perlu dikembangkan dan diagendakan setiap tahunnya. “Pameran ini penting dalam meningkatkan kreasi siswa,” jelasnya.
Hal yang sama juga dikatakan Heni, orang tua siswa yang berkunjung ke pameran. Dikatakannya, pameran kreasi ini harus ditularkan kepada adik-adik kelasnya, agar terus berlanjut kedepannya.
Selain pameran, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penamatan Siswa kelas IX yang diisi dengan berbagai pentas seni diantaranya dance, tari-tarian daerah, puisi, drama dan teater.
Mewakili Bupati, Kadis Dikbudparmudora, Ismail mengatakan penamatan memiliki makna tersendiri bagi para siswa dan pengelola sekolah. Menurutnya, penamatan bukan sekedar tradisi setiap akhir tahun ajaran, tapi juga sebagai penanda berakhirnya proses pendidikan yang telah dilalui siswa, untuk selanjutnya mengawali langkah memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Sedangkan bagi pengelola sekolah, penamatan hendaknya dimaknai sebagai momentum melakukan evaluasi dan telaah kegiatan yang dilaksanakan dan dicapai dalam satu tahun terakhir mengenai penyelenggaraan proses belajar-mengajar.
“Mari kita evaluasi seluruh kegiatan yang telah dilakukan dan kita benahi segala kelemahan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kita,” jelasnya.




