Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Diduga Ada Kongkalikong Proyek, Rekanan Protes ke Dinas Tarkim Palopo
Ekonomi

Diduga Ada Kongkalikong Proyek, Rekanan Protes ke Dinas Tarkim Palopo

Redaksi
Redaksi Published 29 Mei 2014
Share
2 Min Read
SHARE

Sejumlah rekanan melakukan protes ke Kantor Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Kota Palopo, Rabu (28/5/14) siang tadi. Pasalnya, para rekanan geram, ratusan proyek yang ada di dinas tersebut tidak bisa dikerjakan oleh rekanan. Mereka menyebutkan, pihak Dinas Tarkim selalu berkilah, jika proyek yang ada merupakan jatah anggota DPRD setempat.

Pantauan Luwuraya.com, protes itu dilakukan dengan melakukan pemblokiran di pintu masuk Kantor Dinas Tarkim Kota Palopo, dengan membentangkan mobil mereka di pintu masuk kantor tersebut. Akibatnya, sejumlah pegawai yang hendak masuk kantor, menjadi terhambat.

Salah seorang perwakilan rekanan, Atto menilai, jika sikap pihak Dinas Tarkin terkesan tidak menginginkan proyek yang ada di dinas itu dikerjakan oleh rekanan, terutama rekanan lokal. Sebab, setiap kali pihak dinas ditanyakan soal paket pembangunan yang akan dilaksanakan, selalu beralasan telah menjadi program aspirasi anggota DPRD Palopo.

“Saya hanya meminta transparan, harusnya kadis dan Kabid dan PPK nya Tarkim terbuka terkait proyek yang ada di dinas tersebut, jangan selalu mengatas namakan anggota DPRD Kota Palopo sebagai tameng,” ungkap Atto.

Menurutnya, di dinas tersebut ada ratusan proyek pembangunan yang akan dikerjakan tahun ini, sementara anggota DPRD Palopo hanya berjumlah 25 orang.

“Kami paham terkait pekerjaan yang datangnya dari dana aspirasi, tapi masa semua proyek anggota DPRD semua yang punya, kalau seperti itu berarti ada kongkalikong antara dinas dan Anggota DPRD,” ungkap Atto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfrimasi dari pihak Dinas Tarkim Kota Palopo terkait protes dari rekanan tersebut.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Fasilitas Jalan Rusak Akibat Banjir, DPRD Luwu Timur Desak Aksi Nyata Pemerintah

Bupati Luwu Timur – Rektor Unifa Tandatangani Kesepakatan Bersama Pengembangan SDM

Matangkan Pelaksanaan MTQ, Bupati Luwu Timur Tinjau Lokasi

Mantan PPK dan Bendahara KPU Lutim Ditetapkan Tersangka

Hari Pahlawan, Jayadi Nas Imbau Tanamkan Jiwa Patriotisme kepada Generasi Muda

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Indah Senang Lutra Dapat Award Internasional Bidang Distribusi Guru
Next Article OPINI | Pilpres, Arena Menumpuk Dosa

You Might Also Like

Luwu Timur

Bupati Budiman Buka Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (Digital ID)

27 Januari 2023
Luwu Timur

Bupati Lutim Paparkan RDTR Kawasan Perkotaan Matoto Dihadapan Kementrian ATR / BPN

12 April 2022
Luwu Timur

Serahkan LKPD Unaudited 2019, Luwu Timur Tercepat Ketiga di Sulsel

13 Maret 2020
Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Apresiasi Lomba Kudapan Berbahan Ikan Cegah Stunting

4 Agustus 2022
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?