Pemerintah Desa Wasuponda, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menggelar kegiatan musyawarah desa untuk mendapatkan laporan pelaksanaan Program Mitra Desa Mandiri (PMDM) yang dilaksanakan Komite Desa Wasuponda di aula pertemuan Kantor Desa Wasuponda pada Rabu (19 November).
Pertemuan ini dihadiri perwakilan pemerintah desa, unsur tripika Kecamatan Wasuponda, tokoh masyarakat, dan perwakilan manajemen PT Vale Indonesia. Tbk (PT Vale). Pertemuan ini merupakan tahapan akhir dari satu siklus pelaksanaan PMDM di Desa Wasuponda. Agenda pertemuan ini antara lain membahas laporan pertanggungjawaban pelaksanaan PMDM yang mendapat bantuan dana sebesar Rp 350 juta dari PT Vale.
Menurut General Manager Community Relations PT Vale, Busman Dahlan Shirat, melalui PMDM ini PT Vale menyalurkan dana sebesar Rp 350 juta dalam bentuk block grant kepada setiap desa yang berjumlah sebanyak 38 desa yang berada pada wilayah lingkar tambang operasional PT Vale.
“ PT Vale menyediakan dukungan dana tersebut yang bersifat stimulan dengan tujuan untuk mendorong keswadayaan dan kemandirian masyarakat, dimana masyarakat diberikan ruang untuk menentukan sendiri kegiatannya sesuai dengan kebutuhannya yang terkait bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.” “Jenis kegiatan yang akan dilaksanakan di desa itu harus mampu menjangkau pelayanan akses dan mutu pendidikan, kesehatan dasar, dan ekonomi produktif bagi rumah tangga miskin dan kelompok rentan terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini belum atau tidak mampu mengakses layanan tersebut,” ujar Busman Dahlan Shirat.
Komite Desa Wasuponda yang diwakili Syarifuddin menyerahkan laporan hasil pelaksanaan PMDN kepada Pemerintah Desa Wasuponda berupa pembentukan jalan tani sepanjang 3 KM, pembangunan jaringan pipa air bersih sepanjang 1.5 Kilo Meter sarana posyandu, sarana pertanian berupa hand tractor, dan tangki semprot sebanyak 34 unit yang telah dibagikan kemasing-masing kelompok tani, bantuan peralatan meubel kepada kelompok usaha meubel di Desa Wasuponda.
Selain itu, Komite Desa Wasuponda juga melaporkan penyelenggaraan pelatihan bagi peningkatan usaha kecil dan menengah berikut peralatan home industry bagi kelompok perempuan. Menurut Kepala Desa Wasuponda, Annanias Ganna, alur dan mekanisme pelaksanaan PMDM mengacu pada Sistem Perencanaan Pembangunan Desa dengan mensinergikan upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
“Keseluruhan program PMDM ini mengacu kepada rencana pembangunan jangka menegah Desa Wasuponda,” ujar Annanias Ganna.
Fasilitator PMDM Kecamatan Wasuponda, Adolf Sambo, menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan digelar semua desa yang sudah melaksanakan kegiatan PMDM di Kecamatan Wasuponda. Sementara itu, Rabu, (19/11/14) Desa Balantang, Kecamatan Malili, juga menggelar kegiatan serupa yang bertempat di halaman Kantor Desa Balantang.




