Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Sidak Apel Berbakteri, Petugas Justru Temukan Apel Busuk
Ekonomi

Sidak Apel Berbakteri, Petugas Justru Temukan Apel Busuk

Redaksi
Redaksi Published 31 Januari 2015
Share
2 Min Read
SHARE

Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Palopo dibantu dengan petugas. Dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Palopo, dan aparat Kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan yang menjual buah-buahan.

Sidak ini dilakukan untuk mencari produk apel impor yang ditemukan mengandung bakteri berbahaya, yang sudah ditarik peredarannya di sejumlah daerah di Indonesia.

Kepala Bidang Pengawasan Makanan dan Farmasi, Ratnasari mengatakan pihaknya melakukan sidak ini sebagai tindak lanjut dari kegelisahan masyarakat akan produk buah-buahan yang dijual di daerah ini.

Baca Juga

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

“Banyak kegelisahan dari masyrakat yang mempertanyakan jaminan akan kualitas buah-buahan yang dijual di Palopo, menyusul ditemukan apel yang mengandung bakteri berbahaya di beberapa daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Jenis apel yang disebutkan mengandung bakteri berbahaya itu yakni apel import yang berlabel Granny Smith dengan kode CA 93312, serta apel berlabel Gala.

Pantauan luwuraya.com, dalam sidak itu petugas tidak menemukan satu pun jenis apel berbahaya sesuai dengan label tersebut. Namun menariknya, petugas menemukan terdapat pusat perbelanjaan yang memperjualkan apel yang sudah membusuk dan berkerut, yang dijual dengan harga murah.

Selain apel, petugas juga menemukan sejumlah makanan ringan kadaluarsa yang masih dijual. Akibatnya, petugas menyita apel rusak dan makanan ringan kadaluarsa itu, sembari memberikan teguran kepada pengelola pusat perbelanjaan.

“Kami memang menemukan ada toko yang masih menjual apel yang sudah mulai membusuk dan makanan ringan kadaluarsa, semuanya sudah kami sita untuk dimusnahkan,” ujar Ratnasari.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

Lapangan Kerja Luwu Timur Bertambah, Pengangguran Turun pada 2025

PT Vale Andalkan Hilirisasi dan ESG untuk Perkuat Bisnis

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Diduga Mark-Up, Kejari Malili Usut Proyek TIK Disdik Lutim
Next Article Lutra Pernah Berjaya dengan Kakao, Bagaimana Sekarang?

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Proyek Sorlim Dikebut, PT Vale Targetkan Rampung 2027

17 April 2026
Ekonomi

Media Gathering di Sorowako, PT Vale Tegaskan Komitmen Hilirisasi

16 April 2026
Ekonomi

PT Vale Ramaikan Nambaso Fest, Promosikan Produk UMKM Binaan

16 April 2026
Ekonomi

PT Vale Buka Rekrutmen Besar, Kesempatan Emas bagi Tenaga Lokal

14 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?