Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palopo, Farid Kasim mengeluhkan sikap instansi terkait di Kota Palopo yang tidak transparan, dan terkesan menutupi masyarakat untuk memperoleh Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) tahun 2015 Kota Palopo.
Menurut Farid, sedianya organisasi yang dipimpinnya itu berencana untuk menggelar kegiatan dialog tentang Bedah RKA Kota Palopo tahun 2015, yang akan dirangkaikan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda bulan ini.
“Namun sebelum menggelar kegiatan itu, kami terlebih dahulu harus memperoleh lembar RKA untuk sejumlah SKPD untuk dibedah nantinya,” ujar Farid.
Menurutnya, sejumlah pengurus KNPI Kota Palopo sudah melakukan upaya untuk meminta lembar RKA itu ke DInas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), namun hasilnya nihil.
“Melalui DPPKAD Palopo, kami tidak diberikan lembar RKA itu, dengan alasan harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Wali Kota Palopo, Judas Amir,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman Kota Palopo itu.
Untuk itu, Farid meminta kepada Wali Kota Palopo untuk memberikan ruang kepada KNPI Palopo agar dapat memperoleh lembar RKA untuk bisa dilakukan bedah pada kegiatan yang akan digelar pada 27 oktober mendatang.
Sementara itu, Wali Kota Palopo, Judas Amir mengatakan jika RKA Palopo sulit untuk diberikan kepada masyarakat. “Sebenarnya RKA Palopo itu sifatnya setengah rahasia dan setengahnya lagi sifatnya terbuka,” ujar Judas.
Dia merincikan, disebut setengah rahasia disebabkan karena tidak jelasnya pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana ALokasi Khusus (DAK) oleh pemerintah pusat kepada Pemkot Palopo.
“Disinilah letak dilematis Pemkot Palopo untuk membuka RKA, sebab disatu sisi terdapat program kegiatan yang anggaran hingga kini belum juga jelas pencairannya oleh pemerintah pusat, kekhawatiran kami jika hal itu dibuka, masyarakat akan menuntut pemerintah terkait program yang tidak terealisasi akibat keterlambatan anggaran dari pemerintah pusat itu,” ujar Judas.
Dia pun menyarankan kepada KNPI Palopo untuk membedah program yang sudah teralisasi sebagai bahan evaluasi pemerintah ke depan.




