Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Di Debat, Nur Husain ‘Serang’ Program Husler
News

Di Debat, Nur Husain ‘Serang’ Program Husler

Redaksi
Redaksi Published 3 November 2015
Share
1 Min Read
SHARE

Agenda debat kandidat Calon Bupati (Cabup) Luwu Timur telah berlangsung di gedung Simpurusiang, Kecamatan Malili, Selasa (3/11/15) sore tadi. Pada acara debat tersebut, Calon Bupati nomor urut 1 yakni Nur Husain menyerang program rivalnya yakni Thorig Husler.

Program itu seperti program yang ditawarkan pasangan Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam tersebut yang menjanjikan untuk memberikan kedaraan operasional berupa roda empat untuk masing – masing Kepala Desa (Kades).

Menurutnya, menganggarkan kendaraan operasional berupa Mobil untuk kepala desa itu harus berdasarkan regulasi Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri). Selain itu, status desa itu bukan SKPD dan desa merupakan otonomi desa.

“Desa itu bukan SKPD, desa mengelola dana desa dan SKPD mengelola APBD, sehingga semua itu telah diatur di Permendagri,” ungkap pasangan Esra Lamban ini.

Menanggapi hal tersebut, Thorig Husler membantah jika dirinya pernah menjanjikan kendaraan operasional berupa mobil dinas untuk kepala desa.

Menurutnya, kendaraan operasional yang dimaksud itu bukan berupa mobil melaingkan kendaraan roda dua yakni motor untuk kepala desa yang belum memiliki kendaraan.

“Maksud operasional itu, bukan roda empat tetapi roda dua untuk Kades yang belum memiliki kendaraan operasional, khusus untuk mobil, kita berikan kepada Kades yang berprestasi saja,” ungkap Husler.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Buka Road Show Kebudayaan, Budiman : Antusiasme Masyarakat Kalaena Luar Biasa

Bupati Husler Serap Aspirasi Masyarakat Desa Cendana

Judas Didemo Terkait Mutasi dan K2

Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Lutim, Akbar Harap Banyak Pertandingan untuk Latih Skill dan Mental Atlit

Mahasiswa Gugat Janji Kuliah Gratis

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Gubernur Buka Pertemuan Raya Nasional Perdana PKBGT
Next Article Syahrul Dorong Pengembangan Destinasi Wisata Sungai Malili

You Might Also Like

Luwu Timur

Dekranasda Lutim Ikuti Musyawarah Nasional Secara Virtual

20 Agustus 2020
Luwu Timur

Kunker di Luwu Timur, Pj. Gubernur Sulsel Bagikan Bibit Pisang Cavendish

5 Januari 2024
Luwu Timur

Andi Hatta Lepas 125 JCH Lutim

22 Agustus 2015
Metro

Banggar DPRD & TAPD Lutim Bahas APBD Perubahan 2025, Fokus Efisiensi Anggaran

16 September 2025
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?