Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan kegiatan perluasan sawah tahun anggaran 2016.
Rakor tersebut dihadiri, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K), Perwira Penghubung (Pabung), sejumlah camat dan desa sasaran yang berlangsung diaula kantor dinas Pertanian Luwu Timur, Selasa (26/1/16).
Kepala Dinas Pertanian Luwu Timur, Muharif mengatakan, kegiatan ini dalam rangka persiapan dukungan administrasi mulai dari data calon petani dan calon lokasi hingga penetapan lokasi kegiatan.
Diakuinya, data teknis yang telah diajukan ke Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 1.456,55 hektar. Saat ini, masih menunggu finalisasi berapa alokasi yang diakomodir di pusat.
“Pola pelaksanaan kegiatan ini adalah Swakelola yang bekerjasama dengan instansi Pemerintah dalam hal ini pihak ditzeni TNI Angkatan Darat. Sementara target waktu pelaksanaan diharapkan sudah selesai pada akhir Juni mendatang,” ungkap Muharif.
Dirinya berharap, kegiatan perluasan lahan persawahan ini dapat ditanami pada tahun 2016 ini dan pada gilirannya dapat memberikan kontribusi pada peningkatan produksi padi ditahun ini pula.
Muharif menambahkan, Kegiatan ini masih merupakan bagian dari upaya khusus untuk peningkatan produksi pajale dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan.
“Pola kerjasama ini merupakan kebijakan yang ditempuh oleh Kementan dengan TNI AD dan secara terintegrasi ditindaklanjuti di Provinsi dan kabupaten kota sebagai bagian dan upaya dalam rangka mewujudkan program nawacita Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla yaitu melaksanakan cetak sawah baru seluas 1 juta hektar dalam kurun waktu 5 tahun,” ungkapnya.




